Sukses

Temukan Pola Aneh Sebuah Bintang, Mungkinkah Berasal dari Alien?

Liputan6.com, Jakarta - Teleskop Luar Angkasa Kepler milik NASA yang digunakan untuk mencari eksoplanet atau planet yang memiliki kemiripan dengan bumi, kembali menemukan obyek yang diduga oleh sebagian ahli sebagai sebuah peradaban buatan.

Mengutip informasi dari laman Tech Times, Minggu (18/10/2015), objek misterius yang mengitari bintang besar bernama KIC 8462852 ini diduga sebagai sebuah bangunan besar yang dibuat oleh alien. Teleskop Kepler yang sudah mengamati bintang tersebut selama 4 tahun menemukan pola cahaya yang tidak biasa.

Atas dasar itu, maka seorang astronom dari Penn State University, Jason Wright mengajukan ide mengenai anomali tersebut. Jason berpendapat bahwa hal tersebut merupakan sebuah bangunan buatan alien.

"Ketika saya melihat data tersebut, saya begitu terpesona dengan tampilannya. Alien seharusnya selalu menjadi hipotesis terakhir yang dipertimbangkan. Namun ketika melihat data ini, alien adalah sesuatu hal yang mungkin dapat melakukannya," ujar Jason.

Pendapat Jason ini tidak berbeda jauh dengan pendapat peneliti SETI yang sebelumnya pernah mengutarakan kemungkinan mendeteksi peradaban di luar bumi adalah dengan mencari artifak teknologi yang mengorbit sebuah bintang.

Oleh karena itu, Jason berpendapat bahwa pola cahaya ini konsisten dengan sekumpulan bangunan buatan yang mungkin dibuat untuk mengambil energi dari bintang tersebut.

Teleskop Kepler sendiri merupakan teleskop yang bertugas untuk mencari eksoplanet dengan menangkap tukikan dari sinar bintang yang dikeluarkan bintang utama. Namun, pada bintang KIC 8462852, tukikan tersebut terkadang melambat kemudian menjadi cepat begitu saja, seperti sebuah perilaku acak.

Dari pola cahaya tersebut, maka para ilmuwan menemukan bahwa objek yang melingkari KIC 8462852 memiliki formasi ketat dan memiliki ukuran cukup besar untuk menahan sejumlah cahaya yang dikeluarkan bintang tersebut.

Para ilmuwan juga mengungkapkan bahwa objek misterius tersebut bukanlah komet atau sisa-sisa dari asteroid. Bahkan, dalam jurnal publikasi disebutkan bahwa para astronom telah memastikan bahwa tidak ada kerusakan pada teleskop Kepler tersebut.

(dam/cas)