Sukses

Tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir Januari 2026 menunjukkan pelemahan yang signifikan. Pada Rabu, 28 Januari 2026, IHSG anjlok 7,34% ke posisi 8.321,21 pada sesi pertama perdagangan, setelah dibuka melemah 6,66% ke 8.382,48. Indeks saham LQ45 juga terpangkas 6,77% ke 816,77.

Pelemahan ini berlanjut pada Kamis, 29 Januari 2026, di mana IHSG kembali anjlok 7,25% ke posisi 7.715, setelah dibuka anjlok 293 poin ke 8.027,82. Pada Selasa, 27 Januari 2026, IHSG juga dibuka melemah ke 8.974 dan turun 0,59% ke level 8.920,13.

Penyebab Pelemahan IHSG

  • Pengumuman MSCI: Penundaan perubahan saham dalam indeks tertentu oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjadi pemicu utama anjloknya IHSG.

  • Aksi Profit Taking: Setelah reli cukup panjang, sebagian pelaku pasar memilih mengamankan keuntungan.

  • Rotasi Portofolio Investor: Investor melakukan penyesuaian portofolio.

  • Foreign Outflow: Adanya aksi jual saham oleh investor asing.

  • Sentimen Regional: Faktor eksternal turut mempengaruhi sentimen pasar.

Efek dari pengumuman MSCI sebagian besar dirasakan oleh deretan saham momentum yang telah naik signifikan dalam 2-3 tahun terakhir, dengan penurunan masif.