- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1400876/original/016153900_1478698987-Hamengkubuwono_X.jpg)
Informasi Profil
- Nama LengkapBendara Raden Mas Herjuno Darpito
- Tanggal Lahir2 April 1946
- Tempat LahirYogyakarta
- KebangsaanIndonesia
- ProfesiGubernur
- PasanganRatu Hemas
Bendara Raden Mas Herjuno Darpito atau lebih akrab disapa Hamengkubuwono X adalah gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Pria kelahiran 2 April 1946 sudah menjadi petahana semenjak tahun 1998.
Lahir dan besar di keraton, anak sulung dari Sultan Hamengkubuwono IX ini didapuk menjadi raja pada tanggal 7 Maret 1989. Wafatnya Paku Alam VIII membawa berbagai polemik dan perdebatan apakah ia layak menjadi gubernur, namun dibarengi berbagai konflik ia akhirnya resmi menjadi Gubernur Yogyakarta pada tahun 1998 dan menjabat hingga tahun 2003. Setelah periode pertama, namanya kembali mencuat untuk menjadi gubernur Yogyakarta, namun berbeda dengan periode pertama, kali ini ia didampingi oleh Paku Alam IX dan kembali menjadi gubernur pada periode 2003-2008, begitupun pada dua periode berikutnya.
Meresmikan Kustomfest 2016
:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1368215/original/098016900_1475908866-IMAG0574.jpg)
Sri Sultan Hamengkubuwono X meresmikan acara Kustomfest 2016 di Jogja Expo Center Hall, Yogyakarta, hari ini (8/10/2016). Sri Sultan, bersama dengan sejumlah staf keraton, begitu mengapresiasi acara ini.
Seremoni khusus yang menandakan dibukanya ajang modifikasi ini adalah pembukaan selubung `Kebo Bule`, motor chopper modifikasi yang akan diundi untuk pengunjung yang beruntung. Pembukaan selubung juga dilakukan oleh sang Sultan.
Punggawa Retro Classic Cycles sekaligus Director Kustomfest, Lulut Wahyudi, mengatakan bahwa Kebo Bule ini dirancang dengan inspirasi dari kereta Paksi Naga Liman, yang kemudian diaplikasikan ke dalam sosok motor kustom berbasis American Traditional Old School Chopper dengan nuansa motif Cirebon.
Kereta Paksi Naga Limandi Kesultanan Kanoman dibuat pada 1350 Saka atau 1428 Masehi oleh Pangeran Losari, yang menjadi kereta kebesaran Sunan Gunung Jati Cirebon.
Disebutkan, proses pengerjaan Kebo Bule memakan waktu sebulan. Painter muda bernama Titah Argayoga dari Retro Syndicate Kustom Paint dipercaya untuk memberikan goresan magisnya pada tubuh Kebo Bule.
Bukan hanya membuka selubung, Sultan juga menggeber sepeda motor unik ini secara langsung dalam beberapa detik. Wajah Sultan terlihat terpukau saat melakukan itu. Sultan juga memberikan tanda tangannya di bagian tangki bensin. Berikut detik-detik Sultan menggeber Kebo Bule itu.
Kirimkan Surat ke Kemendagri
Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X belum mengirimkan surat penjelasan Sabda Raja termasuk perubahan nama gelarnya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sultan masih membahas dengan pihak keluarga.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu juga harus masih menyiapkan draf yang akan disusun dari hasil rapat keluarga tersebut sebelum dikirim ke Kemendagri.
Sultan mengatakan, dalam pembahasan itu dia membuka kesempatan kepada adik-adiknya untuk turut serta. Namun, kesempatan ini apakah akan digunakan oleh adik adiknya yang berseberangan dengannya, dia tidak mengetahui pasti. "Ya kalau mau (adik adik)," kata dia.
Sultan mengatakan, hingga saat ini, adik-adiknya belum mau berdiskusi langsung dengannya. Adik-adik Sultan yang diwakili KGPH Hadiwinoto belum memberikan informasi adanya komunikasi khusus terkait dengan Sabda Raja ataupun Dawuh Raja.
Sri Sultan Hamengku Bawono X mengeluarkan Sabda Raja dan Dawuh Raja. Sabda Raja yang dikelurkan pada 30 April 2015 berisi mengenai perubahan gelar Sultan.
Sedangkan Dawuh Raja yang dikeluarkan pada 5 Mei 2015 di Siti Hinggil berisi mengenai perubahan gelar putri pertamanya yaitu Gusti Kanjeng Ratu Pembayun menjadi Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi Hamemayu Hayuning Bawono Langgeng ing Mataram. Sabda Raja dan Dawuh Raja menimbulkan pertentangan terutama adik-adik Sultan. (Mvi)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)