:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2223019/original/002199300_1526975195-1.jpg)
- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Informasi Umum
- PengertianMelansir laman Litbank Kementerian ESDM, gas hidrat merupakan sumber daya hidrokarbon terbesar di bumi karena sebanyak 53% dari distribusi karbon organik di bumi terakumulasi sebagai gas hidrat. Gas hidrat ini adalah zat kristal yang dikenal sebagai senyawa inklusi, yang di mana molekul gas terperangkap di dalam struktur padatan yang disusun oleh molekul air.
Topik Terkait
Gas Hidrat Bisa Dukung Ketahanan Energi Dalam 800 Tahun Ke Depan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan pada penelitian tahun 2004 telah ditemukan cadangan gas metana hidrat di sejumlah perairan nusantara. Volumenya mencapai 840 ribu kubik yang tersebar di wilayah lepas pantai Sumatera bagian selatan, Pulau Jawa di sebelah barat daya dan Selat Makassar di Sulawesi.
"Pada penelitian tahun 2004 ditemukan ada cadangan gas metan hidran dengan volume 840 ribu kubik," kata Arfin dalam Webinar Legal and Policy Framework For the Development of Offshore Methane Hydrate as the Indonesia's Future Transitional Clean Energy, Jakarta, Selasa (8/6/2021).
Dari cadangan yang telah ditemukan, Arifin menyebut 840 ribu kubik gas metana hidrat ini setara dengan 8 kali lipat cadangan gas alam yang dimiliki Indonesia. Bila ini bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif baru, maka bisa mendukung ketahanan energi nasional dalam 800 tahun kedepan.
"Jumlah tersebut setara dengan 8 kali lipat cadangan gas alam saat ini. Sehingga kita berharap sumber energi alternatif baru ini bisa mendukung ketahanan energi nasional selama 800 tahun ke depan," kata dia.
Arifin menambahkan bila dilakukan penelitian lebih lanjut, dia memperkirakan akan ada volume cadangan gas metan hidrat Indonesia mencapai 3.000 kubik. Melihat jumlahnya yang berlimpah dan bernilai ekonomi strategis, maka pengembangan gas metana hidrat ini bisa menjadi pilihan dalam menggunakan energi yang lebih bersih daripada minyak dan batubara.
"Pengembangan gas metan ini merupakan opsi yang lebih bersih dibandingkan minyak dan batubara," kata dia.
Bisa Jadi Solusi Penyedia Energi Baru
Untuk itu, Indonesia perlu mengembangkan teknologi ekstraksi dan produksinya. Sehingga ini bisa menjadi solusi penyediaan energi baru dan salah satu pendapatan negara yang juga bisa diatur dalam bauran energi nasional.
Sebagai informasi, gas hidrat merupakan zat kristal yang dikenal sebagai senyawa inklusi. Gas hidrat ini berupa molekul gas terperangkap di dalam struktur padatan yang disusun oleh molekul air.
Gas ini merupakan sumber daya hidrokarbon terbesar di bumi, karena 53 persen dari distribusi karbon organik di bumi terakumulasi sebagai gas hidrat. Dua area diketahui menjadi tempat akumulasi gas hidrat, yaitu area permafrost di sekitar Kutub Utara dan sea beds di laut dalam.
Gas hidrat dianggap sebagai salah satu sumber daya paling potensial untuk kebutuhan energi masa depan karena volumenya yang luar biasa besar. Meski sumber daya dan jumlahnya melimpah, pemanfaatan gas hidrat saat ini masih jauh dari yang diharapkan. Belum ada metode dan teknologi produksi yang berhasil dikembangkan secara mapan hingga saat ini.
Pemanfaatan Gas Hidrat
Arifin mengatakan, mengingat manfaatnya yang besar terutama untuk kebutuhan energi nasional, gas metan hidrat ini bisa menjadi energi non konvensional yang bisa disubtitusi dengan pemanfaatan gas alam konvensional.
Sehingga dia berharap dalam forum ini dapat dibahas sejumlah isu strategi, antara lain opsi pemanfaatan gas metan hidrat sebagai salah satu bentuk energi non konvensional dalam arah kebijakan pengelolaan migas.
Potensi gas metan hidran di wilayah perairan indonesia baik secara base practise baik dari aspek teknis. Merumuskan regulasi dan kebijakan yang berpatokan pada efisiensi dan investasi yang efektif. Termasuk juga pembahasan kerja sama dalam rangka transisi energi antar pemangku kepentingan.
"Melihat urgensi pemanfaatan gas metan hidrat kita juga perlu memperkuat kerja sama proses transisi energi yang betul-betul kami harapkan dukungannya," kata dia mengakhiri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5226996/original/003118400_1747799527-Putin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8528276/original/060137100_1782459682-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-26T143742.924.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3353035/original/074167100_1611038392-20210119-Rapat-kerja-kementrian-ESDM-dengan-komisi-VII-angga-6.jpg)