- HOME
- News
- Bisnis
- Enam Plus
- Bola
- TV
- ShowBiz
- Otomotif
- Foto
- Hot
- Cek Fakta
- LAINNYA
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
TeknoBerita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
SurabayaBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini di Surabaya dan Sekitarnya
-
LifestyleBerita Gaya Hidup Terkini - Tren Fashion, Info Shopping, Menu Kuliner
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
- KesehatanKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Relationship, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
-
Proses identifikasi korban kecelakaan pesawat merupakan tahapan krusial yang melibatkan tim Disaster Victim Identification (DVI). Dalam kasus jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, tim DVI Polda Sulawesi Selatan membutuhkan waktu sekitar satu pekan untuk mengidentifikasi korban.
Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dengan registrasi PK-THT, rute Yogyakarta–Makassar, dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 13.17 WITA. Pesawat tersebut membawa delapan kru dan dua penumpang, sehingga total ada 10 orang di dalamnya.
Proses Identifikasi Korban Kecelakaan ATR 42-500
| Tahapan | Detail | Tanggal/Informasi |
|---|---|---|
| Pengumpulan Data Antemortem | Data sidik jari, gigi, dan DNA dari keluarga korban (orang tua/saudara kandung). | Hingga 19 Januari 2026, data 8 keluarga korban terkumpul. |
| Penemuan Korban | Tim SAR gabungan menemukan korban di lokasi kejadian. | Dua korban pertama ditemukan pada 19 Januari 2026. |
| Penyerahan Jenazah | Jenazah diserahkan kepada tim DVI untuk identifikasi lebih lanjut. | Tujuh kantong jenazah diserahkan pada 23 Januari 2026. |
| Waktu Identifikasi | Tim DVI membutuhkan waktu untuk mencocokkan data antemortem dengan postmortem. | Diperkirakan satu pekan untuk 7 korban. |
Tim DVI bekerja secara teliti untuk memastikan identitas setiap korban, yang merupakan proses penting untuk memberikan kepastian kepada keluarga yang berduka. Seluruh korban pesawat ATR 42-500 akhirnya ditemukan dan dievakuasi, termasuk jenazah Kapten Andy Dahanto.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5449906/original/063102600_1766118428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-19T112523.408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)