Sukses

Warga Sambut Meriah Pawai Budaya HUT Probolinggo

Liputan6.com, Kota Probolinggo Setelah terhenti akibat pandemi Covid-19, pawai budaya dalam rangka HUT ke-663 Kota Probolinggo kembali digelar. Warga terlihat antusias memadadi jalan jalan Sutomo hingga Alun-Alun.

Kiki, warga Kebonsari Wetan, mengaku sangat senang ada pawai ini. "Senang ya pastinya, sudah lama gak ada acara begini, menghibur sekali. Harapannya semoga tahun depan rutenya bisa lebih panjang lagi, lebih pagi juga," harap Kiki yang juga mengajak dua anaknya, Senin (5/9/2022).

Pawai budaya merupakan salah satu rangkaian kegiatan merayakan Hari Jadi Kota Probolinggo. Pawai budaya diadakan setelah senam sehat dan lomba gerak jalan pada pagi harinya, dengan lokasi start yang sama.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, pawai budaya yang diikuti sekitar 70 peserta merupakan representasi dari kearifan lokal, yaitu budaya pendalungan yang terdiri dari Jawa, Arab, Madura, dan Tionghoa.

"Pawai budaya ini diharapkan mampu mempertautkan simpul-simpul kebhinekaan menjadi kekuatan yang harmonis dan memberikan rasa damai dan tentram," ucap Habib Hadi.

"Masa boleh berlalu, era boleh berganti, namun eksistensi keberagaman budaya yang kita miliki, harus tetap terbingkai dan harus kita jaga. Jangan mau terpecah belah oleh siapapun," imbuhnya.

Pada seremonial pembukaan pawai budaya ditampilkan beberapa hiburan pra-acara seperti Tabu Lesung Roro Jonggrang, yang dimainkan nenek-nenek dari Kelurahan Curah Grinting dan Paduan Suara dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Yang menyanyikan 3 lagu, salah satunya ialah "Ojo Dibandingke" yang seketika membuat suasana menjadi ambyar.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Pawai Budaya Diikuti Kabupaten Tetangga

Pawai budaya juga menampilkan kontingen dari perwakilan daerah tetangga, yaitu Kabupaten Probolinggo dengan 120 personel dan kontingen asal Kabupaten Pasuruan dengan 150 personel.

Terlihat juga dalam barisan undangan yang memakai baju adat Indonesia yaitu, forkopimda, Kepala Perangkat Daerah (PD), dan perwakilan dari Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Malang, Kota Malang, Sumenep, Sampang, dan Pamekasan. Termasuk istri Bupati Bangkalan Zaenab Zuraidah, yang hadir pada acara tersebut dan duduk di sebelah Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, Aminah Hadi Zainal Abidin.

 

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS