VIDEO: 2 Pemuda Sidoarjo Raup Omzet Rp 8 Juta dari Kumpulkan Rumput Liar

Tanaman liar yang biasanya disepelekan oleh banyak orang, justru dapat menghasilkan omzet jutaan rupiah melalui pengolahan para petani kreatif.

OlehDidi N
Diterbitkan 01 November 2019, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Buktikan kekayaan alam di Indonesia melimpah ruah, dua pemuda asal Balongbendo, Sidoarjo memanfaatkan rumput liar dan mampu meraup keuntungan jutaan rupiah per bulan.

Usaha yang digeluti sejak 2007 tersebut tidak kesulitan dalam pemasarannya, karena sudah langsung ditampung para produsen obat hingga kosmetik.

Keseharian dua pemuda Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo ini, mungkin berbeda dari pemuda pada umumnya. Setiap hari, Afan Taufiq dan Nur Huda, berjalan menyusuri desa sekitar, untuk mencari rumput liar hingga aneka daun. Berikut video liputannya pada Liputan6, 30 Oktober 2019.

Kebiasaan mereka mengumpulkan aneka rumput liar dan dedaunan yang sudah mereka lakukan sejak tahun 2007 silam tersebut, bukan untuk pakan ternak, atau hewan peliharaan lainnya.

Aneka rumput liar dan dedaunan, seperti rumput teki, akar ilalang, rumput prumpung, hingga daun benalu, mereka kumpulkan untuk menyuplai produsen obat dan pabrik kosmetik. Tanaman liar tersebut diyakini secara turun temurun mampu menyembuhkan penyakit dalam keluarga.

Dalam sebulan saja, Afan Taufiq dan Nur Huda, bisa mengumpulkan aneka rumput liar dan dedaunan berbagai jenis tanaman, hingga dua kuintal. Setelah dicuci dan dikeringkan, berbagai tanaman itu bisa menghasilkan omzet hingga Rp 8 juta per bulan.

Kini, seiring berjalannya waktu, Nur Huda dan Afan Taufiq, telah dibantu beberapa temannya. Rencananya mereka memanfaatkan aneka rumput liar itu, sebagai bahan dasar pengobatan herbal. Mereka berharap jika usahanya berjalan lancar, bisa membuka lapangan pekerjaan bagi warga di desanya.