Brand Terkait Ruben Onsu Ikut Diserang Hujatan, Kuasa Hukum Siap Lapor Polisi

Kasus Ruben Onsu membuat beberapa brand ikut dihujat usai Sarwendah mengunggah video call sang presenter. Begini kata Minola Sebayang selaku kuasa hukum.

Jadi intinya...
  • Lingkungan Ruben Onsu diserang akun-akun usai video call Sarwendah viral.
  • Hujatan memojokkan Ruben dan brandnya, berpotensi ditempuh jalur hukum.
  • Kuasa hukum tegaskan tak ada yang kebal hukum, ajak jaga ruang publik kondusif.

Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap sudah ada akun-akun yang menyerang lingkungan Ruben Onsu. Serangan itu muncul setelah Sarwendah mengunggah rekaman video call Ruben dengan seorang laki-laki.

"Sudah mulai. Ya, jadi sudah mulai artinya itu ada orang yang mengkait-kaitkan video itu dengan Ruben Onsu dan kemudian sudah mulai ada akun-akun yang saya tidak tahu apakah itu akun fake ataukah akun yang real yang sudah menyerang lingkungan Ruben," ujar Minola Sebayang saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/10/2026).

Menurut Minola, serangan itu berupa hujatan dan kata-kata yang memojokkan Ruben. Brand-brand yang terkait dengannya pun ikut menjadi sasaran. Kondisi ini membuat pihak Ruben membuka peluang menempuh jalur hukum jika kerugian muncul.

Brand-brand yang Terkait Ruben Onsu Ikut Dihujat

"Ya dengan hujatan-hujatan dan kata-kata yang memojokkan Ruben, bahkan brand-brand juga sudah mulai diserang, sehingga hal ini tentu tidak membuat nyaman. Dan apabila kemudian dari tindakan-tindakan itu akan berdampak kepada kerugian, maka tidak menutup kemungkinan juga akan ada upaya hukum atas kerugian yang ditimbulkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," katanya.

"Karena menggunakan fakta yang didapat secara melawan hukum, menyerang pihak-pihak tertentu dengan cara melawan hukum juga. Dan saya katakan ini negara hukum, tidak ada satu orang pun yang kebal hukum," jelasnya.

Minola menilai serangan tersebut memakai fakta yang didapat dengan cara melawan hukum. Ia menegaskan tidak ada pihak yang kebal hukum.

Siapkan Langkah Hukum untuk Tindak Tegas

Soal rencana melaporkan akun-akun itu, Minola belum memberi kepastian. Pihaknya menunggu situasi di ruang publik setelah hari ini.

"Kita lihat, makanya saya bilang, kita lihat setelah hari ini akan ada ruang publik yang kondusif, fokus kepada pekerjaannya masing-masing, atau masih ada orang yang nyinyir, masih ada orang yang ingin menantang hukum, menantang Ruben misalnya, dengan kata-kata dan narasi-narasi yang terus dibangun," tutur Minola.

Minola meminta pihak yang ingin menantang hukum tidak bersembunyi di balik akun palsu. Ia mengajak semua pihak menjaga ruang publik tetap kondusif. Pihak Ruben dijadwalkan menjalani pembuktian dalam kasus gugatan Hasuana besok.

"Tapi kalau memang kita sama-sama ingin menghormati hukum, karena kita merasa bahwa tidak ada orang yang di atas hukum, mari kita jaga ruang publik yang kondusif. Kita hormati proses-proses hukum yang sedang berjalan hari ini. Ya besok pembuktian dari kami untuk kasus gugatan Hasuana. Hari ini wanprestasi. Kan seperti itu, ada tiga laporan. Jadi mari kita hormati," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Sinopsis Film Heartman: Rock and Love di Vidio, Kisah Cinta Lama yang Bersemi Kembali