Slaughter to Prevail Berpeluang Manggung di Indonesia pada 2027, Hammersonic Jadi Kandidat Kuat?

Slaughter to Prevail berpeluang tampil di Indonesia pada 2027 setelah Alex Terrible memberi isyarat soal perubahan jadwal hiatus band.

Liputan6.com, Jakarta - Kabar menggembirakan datang buat para pencinta musik metal ekstrem di Indonesia! Band deathcore Slaughter to Prevail berpeluang menyambangi Indonesia pada 2027, meski sebelumnya berencana mengambil jeda panjang dari aktivitas tur untuk fokus menggarap album baru. Isyarat tersebut muncul setelah sang vokalis, Alex Terrible, membahas perubahan rencana hiatus melalui Instagram Story pada Senin (12/10/2026).

Dalam keterangannya, Alex mengungkapkan bahwa rencana istirahat selama satu hingga dua tahun bisa berubah karena adanya kewajiban kontraktual untuk tampil di sebuah festival musik besar di Indonesia pada tahun depan. Kabar ini langsung memunculkan harapan baru bagi penggemar yang sudah lama menantikan kesempatan menyaksikan aksi panggung Slaughter to Prevail secara langsung di Tanah Air.

Spekulasi pun mengarah ke Hammersonic Festival 2027. Pasalnya, beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada 3 Oktober 2026, promotor Ravel Junardy sempat memberikan petunjuk mengenai salah satu penampil yang telah dikonfirmasi untuk festival tersebut, yakni sebuah band bertopeng. Apakah band yang dimaksud adalah Slaughter to Prevail? Kemungkinan ini menarik untuk dicermati, meski identitas band tersebut masih belum diumumkan secara resmi.

 

Rencana Hiatus Slaughter to Prevail Berpotensi Berubah

Sebelumnya, Slaughter to Prevail telah mengungkapkan rencana untuk mengambil jeda panjang pada 2027 dan 2028. Melalui pernyataan yang dibagikan pada Oktober 2025, Alex Terrible menjelaskan bahwa waktu tersebut ingin ia manfaatkan untuk menulis musik baru sekaligus menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga.

Namun, berdasarkan pernyataan terbaru Alex melalui Instagram Story pada 12 Oktober 2026, rencana tersebut tampaknya perlu disesuaikan karena adanya komitmen tampil di sebuah festival besar di Indonesia.

“Aku tahu kami bilang akan mengambil jeda selama satu atau bahkan dua tahun untuk menulis album baru dan mengisi kembali energi,” ungkap Alex dalam keterangannya.

Kewajiban tampil di Indonesia itu disebut menjadi alasan utama perubahan jadwal mereka. Untuk membuat perjalanan internasional tersebut lebih memungkinkan secara finansial, Slaughter to Prevail berencana menyusun rangkaian tur singkat di sekitar jadwal festival Indonesia.

Menurut keterangan tersebut, penampilan di Australia juga masuk dalam rencana perjalanan band. Sementara itu, Jepang dan China disebut berpeluang menjadi tujuan tambahan dalam rangkaian tur tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Jika rencana ini benar-benar terealisasi, penggemar Slaughter to Prevail di kawasan Asia-Pasifik berpotensi mendapatkan kesempatan lebih besar untuk menyaksikan penampilan Alex Terrible dan kawan-kawan sebelum mereka kembali berfokus pada proses kreatif.

Halaman
Show All