Lewat 'Sementara', Barasuara Ajak Ikhlas Saat Rencana Hidup Tak Sesuai Harapan

Barasuara baru saja merilis single baru bertajuk Sementara yang berisi tentang cara mengikhlaskan rencana hidup ketika tak sesuai harapan. Baca di sini yuk...

Diterbitkan 16 Juli 2026, 11:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Barasuara rilis "Sementara" (10/7/2026), ajak terima kegagalan sebagai awal baru.
  • Lagu ini tekankan pentingnya mengikhlaskan dan menemukan harapan dari ekspektasi yang pupus.
  • Penggarapan lebih cepat, Barasuara kini fokus menikmati proses daripada popularitas.

Liputan6.com, Jakarta - Barasuara kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru berjudul "Sementara". Lagu yang dirilis pada 10 Juli 2026 itu menjadi karya pertama mereka setelah album ketiga, Jalaran Sadrah, yang meluncur pada pertengahan 2024.

Ditulis oleh Iga Massardi, "Sementara" mengangkat kisah tentang menerima kenyataan ketika rencana hidup tidak berjalan sesuai harapan. Melalui lagu ini, Barasuara ingin mengajak pendengar melihat bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan awal dari kemungkinan baru.

"'Sementara' itu secara lirik intinya adalah kita selalu punya rencana, keinginan, cita-cita atau apa pun itu. Tapi kadang itu enggak berjalan sesuai yang kita harapkan. Kita mengalami kegagalan atau apa pun itu di tengah jalan," ujar Iga Massardi saat ditemui di Jakarta, Jumat (10/07/2026).

"Tapi sebetulnya, kegagalan itu tanpa kita sadari di saat terjadi, itu membuka jalan lain yang kita juga belum tahu itu apa. Intinya tentang itu: mengikhlaskan apa yang terjadi di saat itu, dan berharap sambil berusaha untuk menemukan akhir atau jalan yang lebih baik dari apa yang kita rencanakan," sambungnya.

Pengingat Setiap Orang Membutuhkan Waktu Menerima Kenyataan

Asteriska menambahkan, lagu tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap orang membutuhkan waktu untuk sampai pada fase menerima kenyataan. Menurutnya, penerimaan bukan berarti menghapus rasa sedih, melainkan menemukan cara baru untuk melanjutkan hidup.

"Penerimaan adalah tahapan akhir dalam proses emosional seseorang setelah harapan yang pupus atau kehilangan. Pada akhirnya manusia mampu merelakan meski butuh waktu. Lagu ini mengajak pendengar untuk percaya bahwa dari duka dan runtuhnya ekspektasi bisa muncul harapan atau kekuatan baru. Bukan penghapusan rasa, melainkan cara baru untuk melangkah," tutur Asteriska.

Lagu Dibuat Sejak 2022

Meski baru diperkenalkan tahun ini, Iga mengungkapkan draf awal "Sementara" sebenarnya telah dibuat sejak 2022. Lagu tersebut kemudian dikembangkan secara serius pada awal 2026 ketika Barasuara mulai menyiapkan materi baru.

"Saat pertama kali dengar, langsung merasa lagu ini catchy banget. Secara lirik, nada dan melodi lebih matang dan dewasa. Musiknya simpel tapi dalam," kata Puti Chitara.

Penggarapan Lagu Lebih Cepat

Gerald Situmorang menyebut proses penggarapan lagu ini berlangsung lebih cepat dibanding karya-karya Barasuara sebelumnya. Seluruh proses rekaman diselesaikan dalam beberapa bulan sebelum masuk tahap mixing dan mastering.

"Kalau zaman dulu, Barasuara bisa berbulan-bulan untuk mengerjakan satu lagu," ungkap Gerald Situmorang.

Kini Lebih Menikmati Proses

Memasuki usia ke-14 tahun berkarya, Barasuara mengaku kini lebih menikmati proses dibanding mengejar popularitas. Bagi mereka, sebuah lagu akan menemukan pendengarnya pada waktu yang tepat.

"Kami selalu balik ke alasan pertama Barasuara dibikin. Kalau lagunya viral, kami anggap itu sebagai bonus dari kerja keras. Tapi kalau itu enggak terjadi, kami cuma berharap lagunya akan menemukan tempatnya sendiri, entah kapan itu. Kalau memang belum berhasil, kami tidak menganggap itu sebuah kegagalan. Itu proses saja," pungkas Iga Massardi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Review Film The Odyssey: Terseret Masuk dalam Kerasnya Dunia Mitologi Christopher Nolan

Wulan Noviarina AnggrainiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan