Penyanyi Muda Aurilatia Rilis Single Song about Death, Sebuah Lantunan Duka yang Menyembuhkan

Aurilatia menulis sendiri single "Song about Death" yang baru saja dia rilis.

Diterbitkan 13 November 2025, 07:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Aurilatia (19) merilis single "Song about Death" yang ditulis dan dinyanyikan sendiri.
  • Lagu ini adalah karya personal yang lahir dari duka mendalam atas kepergian guru tercinta.
  • Aurilatia juga menyutradarai dan mengedit video musiknya, menunjukkan bakat multidisiplin.

Liputan6.com, Jakarta - Aurilatia merilis single. Di usia yang baru 19 tahun, penyanyi muda berbakat ini telah menorehkan langkah penting dalam perjalanan musiknya.

Ia baru saja merilis single berjudul "Song about Death" (lagu tentang kematian), lagu yang ia tulis dan nyanyikan sendiri — sebuah karya personal yang lahir dari duka mendalam setelah kepergian sang guru tercinta, satu tahun silam.

“Song about Death” bukan sekadar lagu perpisahan, ia adalah bentuk kontemplasi, doa, dan pengingat akan keindahan kenangan. Melodi yang lirih berpadu dengan lirik berbahasa Inggris yang puitis, memantulkan kedewasaan emosional yang jarang dimiliki penyanyi seusianya.

Uniknya, seperti disebutkan dalam rilis yang diterima Liputan6.com, dalam proyek ini Aurilatia tidak hanya bertindak sebagai penulis lagu dan penyanyi.

Dia juga menjadi sutradara dan editor video musiknya sendiri, yang dirilis bersamaan dengan singlenya. Sentuhan personal ini membuat karya debutnya terasa intim dan otentik.

 

Penyanyi dan Penulis Berbakat

Tak heran Aurilatia bisa merilis single di usia muda. Bakat musik Aurilatia tumbuh sejak usia tujuh tahun, ketika ia masih menggunakan nama panggung Princessa Latya. Sejak itu, prestasinya di dunia tarik suara terus berderet — antara lain Grand Champion Asia Pacific Art Festival (APAF) 2022, Grand Champion Nasional Vocal Competition PCMS 2022, serta Grand Champion Youth Educational Friendship Festival 2024.

Namun Aurilatia bukan hanya penyanyi dengan suara indah, ia juga penulis berbakat. Ia pernah meraih nilai tertinggi di Indonesia untuk ujian literature yang diselenggarakan oleh lembaga pendidikan Cambridge. Kecintaannya pada sastra Inggris jelas tercermin dalam kepiawaiannya menulis lirik yang sarat makna dan emosi.

Saat ini Aurilatia tengah menempuh pendidikan di LaSalle College, Singapura, mengambil jurusan Musical Theatre — bidang yang sepenuhnya sejalan dengan bakat dan passion-nya. Ia pun sudah akrab dengan panggung teater musikal Indonesia, di antaranya berperan sebagai Morticia dalam Addams Family (Arendi Production) dan Sister Mary Patrick dalam Sister Act (Censta Production).

Penyembuh Luka

Terinspirasi oleh sosok Desmonda Cathabel, Aurilatia bercita-cita untuk terus berkarya di panggung nasional maupun internasional, terutama di ranah musical theatre dan penulisan lagu.

“Song about Death” menjadi langkah awal yang manis dan menyentuh — sebuah pembuka perjalanan panjang seorang seniman muda yang berani menulis tentang kehilangan dengan kejujuran penuh perasaan.

Bagi Aurilatia, musik bukan sekadar bunyi, tapi cara untuk merawat kenangan dan menyembuhkan luka.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Jadwal Dangdut Academy 8, Jumat 17 Juli Top 42 Grup 3 Tim Melly Lee

Tim ShowbizTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan