Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu Luncurkan Poster dan Trailer Resmi

Film GJLS: Ibuku Ibu-Ibu resmi luncurkan poster dan trailer, siap tayang di bioskop pada 12 Juni 2025.

Diterbitkan 26 Mei 2025, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Film "GJLS: Ibuku Ibu-Ibu" baru saja meluncurkan poster resmi dan trailer spesial yang memukau. Acara peluncuran berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2025, di Jakarta Marketing Week 2025, Grand Atrium Kota Kasablanka. Dalam suasana yang penuh tawa dan kehangatan, para pemain, filmmaker, dan undangan hadir untuk merayakan film debut layar lebar dari grup komedi GJLS yang dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 12 Juni 2025.

Film ini mengisahkan dinamika tiga bersaudara yang absurd, egois, dan tidak bisa diandalkan, namun bersatu untuk menggagalkan pernikahan ayah mereka. Dengan alur cerita yang relatable bagi banyak keluarga Indonesia, "GJLS: Ibuku Ibu-Ibu" menawarkan kombinasi antara komedi konyol dan momen emosional yang hangat. Ananta Rispo, salah satu pemeran utama, menegaskan bahwa film ini adalah tentang kekacauan yang penuh kasih sayang.

“Film ini memang tidak menawarkan kesempurnaan karakter, tapi kekacauan yang penuh kasih sayang,” ujar Ananta. Poster dan trailer yang dirilis berhasil membangkitkan antusiasme penonton untuk menyaksikan film ini di bioskop.

Poster dan Trailer Penuh Kejutan

Poster resmi film menampilkan wajah para karakter yang blur, mencerminkan tema absurd yang menjadi ciri khas komedi GJLS. Terdapat juga satu karakter wanita misterius yang wajahnya disembunyikan, menambah rasa penasaran penonton. Indra Yudhistira, Executive Producer dari Amadeus Sinemagna, menjelaskan, “Kami sengaja bikin posternya blur, karena blur di poster itu mewakili sesuatu yang nggak jelas alias absurd.”

Trailer yang dirilis di media sosial @gjls.ibuku.ibuibu dan @gjlsentertaiment juga langsung memancing tawa netizen dengan adegan-adegan konyol khas GJLS. Trio bersaudara, Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir, sukses membuat penonton tertawa terbahak-bahak dengan cuplikan singkat dari film ini. Karakter pendukung seperti Yuni yang diperankan oleh Reynavenzka Deyandra, serta cameo dari Maxime Bouttier dan Umay Shahab, semakin menambah keseruan film ini.

Proses Syuting yang Penuh Gelak Tawa

Sutradara Monty Tiwa menggambarkan proses syuting bersama trio GJLS sebagai pengalaman yang “gila” dan penuh kekonyolan. “GJLS itu kayak syuting sambil nongkrong di warung kopi, script bisa berubah tiap 5 menit, bloopers lebih banyak dari take yang benar,” ungkapnya. Meskipun demikian, Monty menilai bahwa kekacauan tersebut justru menjadi keajaiban dari film ini.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Keputusan untuk menggarap film ini berawal dari ketertarikan Monty pada karya pendek GJLS di YouTube berjudul KUYUP, yang sempat viral. “Mereka absurd, tapi jujur dan penuh semangat. Saya dan kru ketawa setiap hari selama syuting,” tambahnya. Proses syuting yang penuh tawa ini diharapkan dapat tercermin dalam film yang akan tayang nanti.

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan