Liputan6.com, Jakarta Grup musik rock progresif .Feast kembali menyita perhatian penggemar musik Tanah Air lewat karya yang berjudul “O, Tuan”. Lagu ini menjadi bagian dari album mereka, Membangun dan Menghancurkan, yang resmi dirilis pada 25 Oktober 2024.
“O, Tuan” menyuguhkan tema besar tentang kematian, waktu, dan ketakutan manusia menghadapi kehilangan. Lagu ini disebut sebagai karya paling personal yang pernah ditulis oleh sang vokalis, Baskara Putra. Dalam proses kreatifnya, Baskara terinspirasi dari pengalaman pribadinya saat sang ibu menjalani operasi jantung. Ketegangan dan kecemasan dalam menanti hasil operasi itu menjadi momen reflektif yang kemudian dituangkan dalam bentuk musik.
Alih-alih menghadirkan lirik puitis atau metaforis seperti lagu-lagu .Feast sebelumnya, “O, Tuan” justru tampil dengan bahasa yang lugas, jujur, dan menyentuh. Pendengar diajak untuk menyelami rasa takut yang manusiawi akan kematian. Dalam salah satu bait, Baskara menulis, “Aku takut,” sebuah pernyataan sederhana namun sangat menggugah, karena menyentuh emosi dasar yang sering kali tak ingin diakui.
Lagu ini juga menggambarkan bagaimana waktu dapat terasa sebagai tekanan. “Waktu adalah kutukan, ancaman, bualan,” tulis .Feast dalam salah satu bagian lirik, seakan ingin menegaskan bahwa waktu tak hanya bergerak maju, tapi juga menjadi pengingat bahwa akhir itu pasti datang.
Meski membawa nuansa gelap dan berat, lagu ini tetap menyisipkan harapan dan ketulusan. Refrain yang berbunyi “Berjanji kuikhlaskan dengan rela, namun jangan hari ini” menggambarkan konflik batin antara menerima dan menolak kenyataan. Pendengar bisa merasakan betul bahwa ini adalah suara hati seseorang yang sedang berjuang menerima kemungkinan kehilangan.
Lirik Lagu .Feast "O, Tuan"
Oh jelas aku tahu
Bunga akan layu
Rumput kan mengering
Daun kan menguning
Kau tahu menurutku
Waktu adalah
Kutukan
Ancaman
Bualan
Dan satu per satu
Orang sekitarku
Mulai ditinggalkan
Oh ini peringatan
Untukku, o Tuan
Wahai Kematian
Ku tak bisa melawan
Jamah perhentian
Berjanji kuikhlaskan dengan rela
Namun jangan hari ini
Melihatmu masuk ke dalam ruang operasi
Berdoa semalam suntuk
Di kamar yang hening
Tanpa metafora dan analogi
Kiasan berbelit diksi
Tanpa berbungkus fiksi
Aku takut
Untuknya, o Tuan
Wahai Kematian
Ku tak bisa melawan
Jamah perhentian
Berjanji kuikhlaskan dengan rela
Namun jangan hari ini
Kurelakan, o Tuan
Kurelakan, namun jangan hari ini
Kurelakan, o Tuan
Kurelakan, namun jangan hari ini
Kurelakan, o Tuan
Kurelakan, namun jangan hari ini
Namun jangan hari ini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5017958/original/073521900_1732306198-0E6A4118-01.jpeg)
Dipuji Warganet "O, Tuan" Diterima Sebagai Lagu Paling Manusiawi dari .Feast
Sejak dirilis, lagu ini mendapat banyak respons positif di media sosial. Tak sedikit yang menyebut “O, Tuan” sebagai lagu .Feast paling menyentuh dan jujur secara emosional. Banyak pendengar yang merasa terhubung secara pribadi dengan pesan yang disampaikan dalam lagu ini, terutama mereka yang pernah menghadapi ketakutan kehilangan orang tercinta.
“O, Tuan” membuktikan bahwa musik bukan hanya sebuah medium hiburan, tapi juga ruang untuk merayakan emosi yang paling manusiawi. Dengan lirik yang sederhana namun dalam, .Feast kembali menunjukkan keberaniannya dalam membahas tema yang jarang disentuh secara langsung oleh musisi lain.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8805424/original/032384700_1782904857-Cek_fakta_-_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490270/original/075910100_1770004204-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-02T104539.335.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8627383/original/048072800_1782622786-153948.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/5164418/original/029126200_1742177606-WhatsApp_Image_2025-03-17_at_04.06.45.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578726/original/087210500_1782537285-063_2283517405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4937793/original/094395600_1725589798-AP24249749330750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)