Liputan6.com, Jakarta Pernikahan Shah Sema Amukti dan Najla Adjani Mahendra di Candi Borobudur menjadi perbincangan banyak orang berkat kemegahan dan keindahannya. Namun, di balik acara spektakuler ini, ada tangan dingin Pengantin Production yang memainkan peran krusial. Wedding organizer asal Yogyakarta ini berhasil mengemas pernikahan adat Jawa di situs bersejarah dengan sangat apik.
Dani Mukti, pemimpin Pengantin Production, dikenal memiliki visi dan kemampuan luar biasa dalam merancang pernikahan yang memukau, dan juga terbukti sukses menangani pernikahan keluarga besar Presiden Joko Widodo. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, timnya menghadapi tantangan besar: menyelenggarakan acara di lokasi terbuka yang penuh sejarah seperti Candi Borobudur. Namun, hasilnya luar biasa dan meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir.
Prosesi pernikahan dimulai dengan kirab pasukan bregodo berbusana merah, diikuti oleh tiga kereta kencana yang membawa mempelai putri, Najla Adjani Mahendra, dan orang tua kedua mempelai. Shah Sema Amukti, mempelai pria, tampil gagah menunggang kuda, dikawal oleh prajurit menuju lokasi ijab kabul di Taman Lumbini. Keindahan dan keagungan prosesi ini memikat hati wisatawan lokal dan mancanegara yang kebetulan berkunjung ke Candi Borobudur.
“Mengadakan pernikahan di tempat terbuka seperti ini bukanlah hal yang mudah,” ungkap Dani Mukti dalam keterangan tertulisnya. “Kami harus merencanakan setiap detail dengan sangat hati-hati untuk memastikan semua berjalan lancar dan setiap tamu merasa nyaman," tambahnya.
Tantangan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4871594/original/033264400_1719064113-WhatsApp_Image_2024-06-22_at_20.31.44.jpeg)
Dani dan timnya berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan menyediakan fasilitas yang memadai dan memastikan seluruh prosesi berjalan sesuai rencana.
Selain logistik, keinginan orang tua kedua mempelai untuk mengemas prosesi dengan adat Jawa juga diwujudkan dengan cermat oleh Pengantin Production. Setiap detail upacara dirancang untuk mencerminkan keindahan dan keagungan tradisi Jawa, memberikan pengalaman budaya yang mendalam bagi semua tamu.
Najla Adjani Mahendra tampil anggun menaiki kereta kencana, sementara Shah Sema Amukti menunggang kuda dengan penuh wibawa. Pemandangan ini menjadi momen yang banyak diabadikan oleh para tamu dan wisatawan, menciptakan kenangan yang tak terlupakan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332053/original/033451400_1787629160-petani_milenial_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318340/original/035315600_1786092351-Screenshot_2026-08-07_154428.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331817/original/055880700_1787567222-BSU_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4871593/original/017128700_1719064113-WhatsApp_Image_2024-06-22_at_20.31.45.jpeg)