Sukses

6 Karakter Penting Ipar Adalah Maut Dibintangi Deva Mahenra dan Michelle Ziudith, Raih 1 Juta Penonton

Berdasarkan kisah nyata viral di TikTok, film Ipar Adalah Maut konsisten merangkul 150 ribuan penonton per hari dan telah mencapai 749.889 dalam 4 hari.

Liputan6.com, Jakarta Sinyal sukses film Ipar Adalah Maut menyala sejak hari pertama penayangan di bioskop, Kamis (13/6/2024). Pada hari itu, karya sineas Hanung Bramantyo ini merangkul 153 ribuan penonton.

Berdasarkan kisah nyata viral di TikTok dari Elizasifaa, Ipar Adalah Maut konsisten merangkul 150 ribuan penonton per hari dan mencapai 749.889 hanya dalam 4 hari. Sejuta penonton jelas tidak mustahil. 

Film dengan bintang Michelle Ziudith ini disukai publik dan mendapat kritik positif dari kritikus. Omongan dari mulut ke mulut membuat film rilisan MD Pictures ini dengan mudah melipatgandakan jumlah layar bioskop pekan ini.

Showbiz Liputan6.com menghimpun 6 karakter penting film Ipar Adalah Maut. Deva Mahenra sebagai Aris dan Davina Karamoy pemeran Rani siap-siap jadi musuh emak-emak se-Indonesia. Ada yang sudah menonton?

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 7 halaman

1. Nisa (Michelle Ziudith)

Pertemuan tak sengaja di lahan parkir kampus dan ruang kuliah membuat Nisa dan Aris jatuh cinta. Sulung dari dua bersaudari ini mewarisi kemampuan memasak dari ibunya.

Bedanya, ibunda pintar masak kuliner Nusantara. Nisa juara dalam bikin kue. Cita rasanya bikin Aris dan keluarga jatuh hati. Menikah dengan Aris, Nisa dikaruniai seorang putri.

3 dari 7 halaman

2. Aris (Deva Mahenra)

Dosen Sosiologi keluarga yang cerdas dan alim ini menikahi Nisa. Saat sungkem kepada ibu mertua, Aris diingatkan bahwa menikah artinya membuat perjanjian dengan Sang Khalik.

Ia diminta menjaga dan mencintai Nisa layaknya menyayangi diri sendiri. Bikin janji memang mudah. Melaksanakannya yang sulit. Apalagi saat Rani menginap di rumah Aris.

4 dari 7 halaman

3. Rani (Davina Karamoy)

Adik Nisa yang dikenal manja. Jadi yatim di usia sekitar 5 tahun, celakanya Rani teringat kebaikan almarhum bapak ketika berinteraksi dengan Aris yang notabene kakak iparnya.

Rani gagal menahan diri, saat bisnis kuliner Nisa melaju pesat hingga buka cabang di Kota Gudeg. Ia memanfaatkan celah saat Nisa bolak-balik Semarang-Yogyakarta untuk main gila.

 

5 dari 7 halaman

4. Asri (Dewi Irawan)

Janda dua anak yang kenal betul gerak-gerik kedua putrinya. Asri tahu persis Rani manja. Karenanya, ia khawatir kala si bungsu diterima kuliah di Semarang dan mesti ngekos di sana.

Khawatir berbuat aneh-aneh saat ngekos tanpa pengawasan orang tua, Asri meminta Rani tinggal di rumah Nisa agar lebih aman juga nyaman. Keputusan yang mendatangkan penyesalan mendalam.

 

6 dari 7 halaman

5. Raya (Alesha Fadillah)

Korban konflik rumah tangga yang sebenarnya adalah anak. Raya, putri Aris dan Nisa, merana ketika mendapati ibunya belakangan sering menangis. Ia mencium aroma prahara.

Raya tak bisa berbuat banyak. Puncaknya, saat ia dititipkan ke rumah Manda setelah Nisa dan Aris ribut besar. Raya tak tega melihat Nisa menderita. Namun ia juga ingin bersama Aris.

 

7 dari 7 halaman

6. Manda (Devina Aureel)

Rekan bisnis sekaligus teman curhat. Manda jelas sahabat yang diidamkan banyak orang. Bersama Manda, Nisa membesarkan toko kue Legi Roti hingga punya lebih dari 4 cabang.

Manda pula yang memperingatkan Nisa bahwa badai terbesar dalam hidup biasanya datang tanpa pertanda. Siapa sangka, badai yang dimaksud meluluhlantakkan rumah tangga Nisa.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini