Sukses

Angger Dimas Mengungkap Pesan Terakhir Dante Sebelum Meninggal Dunia

Liputan6.com, Jakarta Dalam sebuah peristiwa yang tragis, putra Tamara Tyasmara dan Angger Dimas, yang bernama Dante, telah meninggal dunia setelah diduga ditenggelamkan oleh Yudha Arfandi (YA), kekasih Tamara Tyasmara sendiri. Meninggalnya Dante telah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan teman-temannya. 

Sebulan sebelum kejadian tragis itu, Angger Dimas bertemu dengan Dante dan mengungkapkan pesan terakhir yang diucapkan oleh putranya.

Angger Dimas mencatat bahwa Dante sebelumnya menyatakan ketidaksukaannya terhadap kegiatan berenang. Bahkan, Angger menyampaikan bahwa putranya dengan tegas menolak untuk berenang.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Tidak Mau  

"Anak saya selalu bilang, terakhir ketemu saya sebulan ini, dia memang 'Nggak mau berenang, nggak mau berenang'," ungkap Angger, seperti yang dikutip dari wawancara di YouTube Cumicumi pada Minggu (11/2/2024). 

"Bapak, kakak udah nggak mau berenang'," tambahnya.

 

3 dari 4 halaman

2 Tahun Tak Berkomunikasi

Lebih lanjut, Angger menceritakan bahwa ia telah dua tahun tidak berkomunikasi dengan Tamara Tyasmara setelah perceraian mereka. Meskipun telah berpisah dengan mantan istrinya, Angger mengaku tetap terus berkomunikasi langsung dengan Dante. 

"Kita udah nggak ada hubungan 2 tahun. Saya komunikasi sama anak saya langsung," ungkapnya.

 

4 dari 4 halaman

Tersangka

Dalam perkembangan terkait, kekasih Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi (YA), telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kematian Dante. Respons dari Tamara Tyasmara terlihat dalam kunjungannya ke Polda Metro Jaya, di mana ia tampak menangis sesenggukan namun juga bersyukur karena pelaku telah ditangkap oleh pihak kepolisian. 

Tragedi ini semakin menyoroti kompleksitas hubungan keluarga dan dampaknya terhadap kesejahteraan mental anak-anak dalam perceraian. Sementara itu, masyarakat pun menantikan perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan polisi terkait kasus ini.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.