Sukses

<EM>Admission</EM> Sabet Film Terbaik di IFFPIE

Liputan6.com, Jakarta: Setelah bersaing dengan sekitar 500 film dari 80 negara, Admission akhirnya dinobatkan sebagai Film Terbaik di International Film Festival for Peace (IFFPIE). Film besutan Harry Kakatsakis, sineas asal Amerika Serikat, tersebut meraih pula kategori Film Pendek Internasional Terbaik. Admission sekaligus menjadi tayangan pembuka pada malam penghargaan di Auditorium 2 Blitzmegaplex, Jakarta, Kamis (30/8).

Film pendek tersebut mengisahkan pertemuan orang Palestina dan Israel di Admission, gerbang alam baka tempat menunggu sebelum ditempatkan di surga atau neraka. Konflik merebak saat pasangan suami-istri Israel mengetahui bahwa pria Palestina yang berada bersama mereka di Admission adalah penyebab kematian mereka akibat bom bunuh diri.

Adapun Admission dibintangi James Cromwell, nomine Oscar. James Cromwell dikenal pada beberapa film laris seperti I. Robots, Spider Man 3, dan The Artist.

Para juri IFFPIE juga memberikan penghargaan kepada beberapa pemenang. Pemenang diberikan Award of Excellent dan Honorable Mention. Ini sebagai penghargaan terhadap upaya para peserta untuk memberikan makna perdamaian melalui film.

"Kriteria utama dari pemenang, di samping faktor-faktor teknis adalah kekuatan pesan yang disampaikan film bersangkutan," jelas Sofia Koswara, Chairwoman Worlf Peace Movement yang juga merupakan juri IFFPIE.

Selain kategori Film Terbaik, IFFPIE mengumumkan pemenang film-film mengenai perdamaian yang terdiri dari beberapa kategori.

Film yang mendapat penghargaan adalah Meherjaan (Bangladesh) karya Rubaiyat Hossain dalam kategori Best International Feature Film. Sementara, Best Documentary Short adalah A Balloon for Allah (Norwegia) besutan Nefise Ozkal Lorentzen. Best Documentary Feature jatuh pada Jim Hanon dari Amerika Serikat dengan film berjudul Little Town of Bethlehem.

Adapun Best New Comer diberikan pada Miri Laufer dan Erez Laufer dari Israel dengan film One Day After Peace. Federico Fellini Award dianugerahi kepada Inal Beck Sherip asal Rusia dengan film Last Time.(YGI/ANS)