Sukses

Jusin Clasic, Pesulap Singkawang Ahli Mengubah Wajah yang Pandai Berbisnis

Liputan6.com, Jakarta Jusin Tiono atau yang lebih dikenal dengan nama panggung, Jusin Clasic (JSN). merupakan satu dari sekian anak muda asal Kalimantan Barat yang menjadi pesulap pertama dan termuda.

Jusin Clasic memopulerkan seni mengubah wajah atau Bian Lian yang berasal dari Tiongkok. Pemuda yang lahir di Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia, 24 April 1995 ini mulai tertarik terjun ke dunia sulap saat usianya 8 tahun.

Selama 3 tahun, Jusin Clasic menggeluti bidang ini hingga akhirnya serius terjun dan menggelar berbagai pertunjukan sulap sampai ke ajang pencarian bakat pada 2007 saat usianya baru berusia 12 tahun.

Inspirasinya adalah David Copperfield, salah satu tokoh sulap asal Amerika Serikat yang sangat populer. Jusin mulai dikenal oleh masyarakat luas sejak 2008, sebagai pesulap muda yang mengenalkan seni mengubah wajah.

2 dari 5 halaman

Manajemen Sulap

Ia lalu mendirikan sebuah manajemen sulap yang diberi nama Born Magic (Born to be Magician) saat usianya menginjak 13 tahun. Born Magic pun menjadi wadah anak muda pecinta sulap di Kalimantan Barat.

Pada pertengahan 2011, Jusin sempat diundang ke acara televisi yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier. Satu hal yang membuat Deddy Corbuzier tertarik untuk menghadirkan Jusin adalah inspirasi dan motivasinya kepada orang lain mengenai perjuangan yang penuh dengan penolakan.

3 dari 5 halaman

Ajang Internasional

Tak hanya di dalam negeri, Jusin juga telah mengikuti berbagai ajang internasional di bidang sulap yang membuat namanya semakin terkenal di Indonesia maupun di mancanegara.

Mulai dari China Beijing International Magic Carnival hingga Korea FISM World Championship of Magic. Ia bahkan pernah diundang dalam International Magic Festival di China pada tahun 2012 yang merupakan acara sulap terbesar kedua di dunia.

 

4 dari 5 halaman

Terjun ke Dunia Bisnis

Kini, Jusin mulai terjun ke dunia bisnis. Ia pun telah dikenal sebagai seorang pengusaha muda yang kini tengah memulai kariernya di dunia usaha. Sebelumnya, Jusin juga sempat menyelesaikan kuliah di Beijing Language Culture University.

“Saya orangnya sangat ambisius dan memiliki tekad kuat apabila ingin menekuni sesuatu yang benar-benar saya mau,” ungkap Jusin dalam keterangannya kepada wartawan, belum lama ini.

 

5 dari 5 halaman

Tantangan Tersendiri

Bisa terjun ke dunia usaha menjadi tantangan tersendiri yang harus dihadapinya. Meski pun hasrat yang dimiliki Jusin lebih kepada dunia magician.

“Saya berharap suatu hari nanti mampu menjadi seorang inspirator dan pekerja keras layaknya hari ini. Saya sedang menapaki setiap langkahnya untuk menuju ke sana karena terinspirasi oleh sosok ayah yang juga seorang pekerja keras namun tetap rendah hati,” pungkasnya.