Sukses

Anji Kurangi Merokok Berkat Rokok Elektrik

Anji mengaku sudah mulai meninggalkan kebiasaan merokok.

Liputan6.com, Jakarta Mantan vokalis Drive yang memilih bersolo karier, Anji mengaku sangat merasakan manfaat dari kehadiran produk alternatif rokok elektrik. Vokalis berkepala botak itu mengaku berhasil mengurangi konsumsi rokok konvensional karena menggunakan rokok elektrik.

Sudah sekitar setahun belakangan Anji menggunakan rokok elektrik berupa pod. Pod dipilih pemilik nama asli Erdian Aji Prihartanto itu sebagai pengganti rokok konvensional saat sedang berada di rumah.

"Saya kalau di rumah nggak ngerokok, jadi saya pakai elektrik. Pakai vape ribet, ya pakai pod yang paling enak," kata Anji saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 4 halaman

Berkurang

Namun meski begitu, Anji belum sepenuhnya meninggalkan rokok konvensional. Tapi, jumlah rokok yang ia hisap sekarang sudah jauh berkurang. "Sangat berkurang. Bisa dalam sehari nggak (merokok) sama sekali," ujarnya.

Beberapa waktu belakangan banyak beredar informasi negatif soal rokok elektrik. Salah satunya tentang kematian sejumlah orang di Amerika Serikat, yang diduga akibat vape. Belakangan baru diketahui bahwa pengguna vape mengalami masalah kesehatan disebabkan karena penggunaan liquid yang mengandung THC (tetrahydrocannabinol), yang tak lain adalah konsentrat ganja.

 

3 dari 4 halaman

Informasi

Anji yang mengaku cukup aktif mencari informasi, tidak terlalu khawatir dengan berbagai pemberitaan yang beredar tentang rokok elektrik. Menurut Anji, kesimpulan dan keputusan ada pada masing-masing individu.

"Gini, satu hal, apakah masyarakat yakin bahwa minuman keras tidak lebih berbahaya dari mariyuana? Mungkin masyarakat nggak yakin juga. Itu keyakinan masing-masing aja," tandasnya.

 

4 dari 4 halaman

Iwa K

Pengalaman serupa juga disaksikan musisi Iwa K. “Beberapa teman dekat gue, yang tadinya perokok sekarang sudah nge-vape semua,” ujarnya di Jakarta, akhir pekan kemarin.

Menurutnya, Vape muncul sebagai sebuah produk alternatif.  Ditujukan kepada orang dewasa yang masih ingin melakukan kebiasaan merokok tapi lebih minim risiko. “Walaupun debatable, Vape ini sendiri lumayan booming ya dan ternyata mengurangi kebiasaan merokok aktif,” terusnya.

Dari hasil pengamatan Iwa, orang sekitarnya yang sudah beralih dari rokok konvensional menjadi rokok elektrik menemukan keasyikan tersendiri. Bukan sekadar menghisap lalu menyemburkan asap. "Jadi ada aktivitas ganti likuidnya, kawatnya, itu semua jadi semacam budaya baru mereka," pungkasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.