Sukses

Antusias Masyarakat di Kongres Kebudayaan

Liputan6.com, Jakarta Hari kedua Kongres Kebudayaan berlangsung meriah. Berbagai ragam budaya Indonesia mewarnai kegiatan Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) dihalaman  Kompleks Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, yang dibuka sejak 5 Desember 2018.  

Kegiatan yang berlangsung untuk umum diminati masyarakat berbagai kalangan, baik pegawai, mahasiswa hingga budayawan. Salah satu kegiatan yang dinikmati masyarakat seni lukis di lingkungan Kemendikbud. Sebanyak 30 seniman dari berbagai daerah menghadirkan mural dengan ragam tema yang diambil dari sepuluh objek kebudayaan.

Menurut Direktur Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid menyebutkan berbagaia kegiatan yang berlangsung di Kemendikbud adalah kegiatan dari Kongres Kebudayaan.

"Ada seminar dari pembicara terkemuka, pertunjukan senin, tentunya semua dalam rangkaian Kongres Kebudayaan," jelas Hilmar Farid kepada wartawan di Jakarta, baru-baru ini.

Termasuk, kata Hilmar para seniman yang membuat mural. "Mereka melukis mengikuti tema yang diangkat dalam karya mural mereka diambil dari 10 objek kebudayaan berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Ke-10 objek kebudayaan itu adalah permainan rakyat, olahraga tradisional, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, adat istiadat, manuskrip, tradisi lisan, seni, bahasa, dan ritus," papar Hilamar.

 

2 dari 2 halaman

Selanjutnya

Di tempat berbeda dilaksanakan forum diskusi yang berbagai tema disajikan. "Pembahasannya  tentang tema  bagaimana konsep mural satu sama lain bisa saling berkolaborasi. Selanjutnya mereka membuat sketsa, dan berdiskusi lagi untuk menentukan letak atau posisi tiap karya," jelasnya kembali. 

Seperti kita ketahui Kemendikbud, yakni Dirjen Kebudayaan tengah melaksankaan Kongres Kebudayaan Indonesia ( KKI) 2018. Kongres kali ini menjadi tonggak penting pengelolaan kebudayaan nasional karena peran strategisnya dalam pemajuan kebudayaan, sesuai yang diamanatkan Undang-undang Nomor 5 tahun 2017.

Menurut Hilmar, Penyusunan Strategi Kebudayaan merupakan amanat dari Undang-undang Pemajuan Kebudayaan. "Di mana tahun ini, Strategi Kebudayaan akan ditetapkan pada saat Kongres Kebudayaan Indonesia 2018,” tegas Hilmar.

Dan puncak acara KKI pada tanggal 9 Desember mendatang akan diisi dengan Pawai Budaya. Dan acara puncaknya penyerahan dokumen KKI kepada Presiden Jokowi.

 

Korban Pemukulan Kelab Burning Sun Diperiksa Polisi
Loading