Sukses

Sosok Chef Harada di Mata Chef Aiko

Liputan6.com, Jakarta - Chef Aiko menyampaikan duka citanya atas meninggalnya Chef Harada pada Senin (19/3/2018). Ucapan belasungkawanya itu disampaikan Chef Aiko melalui unggahan Instagramnya di hari yang sama.

Dalam unggahan foto tersebut, Chef Aiko menampilkan sebuah foto yang menunjukkan kebersamaannya dengan Chef Harada. Foto tersebut merupakan foto terakhir ketika keduanya berkesempatan kerja bersama.

"Innalillahi wainnalillahi rojiun.... Selamat Jalan Mr.Hiromitsu Harada... Atau yang lebih dikenal Chef Harada... @chef_harada," tulis Chef Aiko dalam keterangan fotonya.

Dalam keterangan foto itu pula, Chef Aiko mengenang sosok mendiang semasa hidupnya. Menurutnya, Chef Harada merupakan pribadi yang menyenangkan.

2 dari 5 halaman

Hargai Waktu

"Beliau dalam semasa hidupnya adalah sosok yang ontime dan menghargai waktu... Selalu riang dan jenaka... .Foto ini adalah foto dimana saya terakhir kali bekerja bareng dan ketemu sama beliau...," sambungnya lagi.

3 dari 5 halaman

Doa

Chef Aiko juga memanjatkan doa-doa terbaiknya untuk kepergian Chef Harada.

"Semoga Chef Harada mendapatkan tempat yang paling layak disisi Allah dan segala amal kebaikan mendapatkan balasan dari Allah... Selamat Jalan Chef Harada... We Love you... #goodbye #chefharada #haradasan #chef #friend #japanesechef #hiromitsuharada," tulis Chef Aiko.

4 dari 5 halaman

Superhero

Berita duka ini disampaikan langsung oleh sang putri, Ayumi Harada, melalui media sosialnya. Anak Chef Harada itu melihat seberapa besar perjuangan sang ayah saat melawan sakitnya.

"Dear Papa. Ayumi melihat perjuangan papa dari awal.SemakinHari Ayumi melihat kemajuan dan semangat Papa, Semakin Ayumi Cinta kepada papa. Tiada yang akan bisa ganti posisi mu di hati ku pa. papa adalah super hero ku. Always. Always. Rest in Peace Papa," tulis Ayumi di Instagram pribadinya.

5 dari 5 halaman

Papan Tulis

Lewat akun Twitternya, Ayumi bercerita ayahnya sempat tak bisa bicara dan harus dibantu papan tulis. Beberapa bagian tubuhnya pun tak bisa bergerak.

"lengan kiri tak bergerak,dgn lengan kanan ia bisa menulis.bercanda seperti biasanya.rasa sedih tak bisa bicarapun hilang berkat whiteboard. Alhamdulillah.semangat trs ya pa," curhat Ayumi.

Loading