Sukses

Senior, Film Horor Romantis dari Thailand

Liputan6.com, Jakarta Pecinta film Thailand sebentar lagi akan dimanjakan dengan film horor besutan sutradara Wisit Sasanatieng berjudul Senior. Menurut sang produser, film bergenre horor romantis ini perpaduan antara film Twilight dan Harry Potter.

"Selain horor, ada juga romance. Sebenarnya film ini bukan film horor banget. Tapi percampuran film Twillight dan Harry Potter," tutur Monthon Arayangkoon selaku produser film Senior di CGV Blitz Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Sabtu (9/1/2015).

Salah satu adegan film Senior

Negara Gajah Putih tersebut memang sudah dikenal dengan film-film horornya. Senior sendiri diperankan oleh penyanyi cantik yang baru berusia 15 tahun, Jannine Parawie Wiegel.

Ini merupakan kali pertama Jannine terjun ke dunia akting. Bukan tanpa alasan sang sutrdara dan produser memilih Jannine sebagai tokoh utama. Selain masih muda, Jannine juga memiliki banyak penggemar.

Jannine Parawie Weigel [Foto: Fachrur Rozie/Liputan6.com]

"Kenapa horor anak muda, karena segi marketing mempunyai prospek lebih bagus untuk masa depan. Jadilah memupuk pasaran baru untuk anak muda," lanjut Monthon Arayangkoon.

Awalnya, Monthon menawarkan terlebih dahulu kepada M39 selaku rumah produksi untuk menyajikan film bergenre horor. Namun, setelah melalui diskusi yang panjang, akhirnya telah disepakati film yang dibuat akan menyajikan sebuah cerita horor dibumbui kisah romantis.  "Sekarang tinggal cari pemain yang cocok. Bertemulah Jannine yang memerankan Adhiti," katanya.

Film yang akan rilis di bioskop Tanah Air pada 13 Januari 2015 mendatang ini diharapkan bisa diterima oleh masyarakat Indonesia, terutama anak muda.

Salah satu adegan film Senior

"Saya yakin remaja di Indonesia itu mengalami hal yang sama. Misalnya masalah percintaan. Saya ingin tahu apakah ini cukup untuk diterima seluruh remaja," ungkapnya.

Film Senior menceritakan seorang siswi kesusteran bernama Adhiti (Jannine Parawie Weigel) yang introvert dan eksentrik, bahkan dianggap aneh oleh teman-temannya karena sering terlihat berbicara sendiri. Adhiti mempunyai kemampuan lain, yaitu dapat merasakan kehadiran arwah.

Hal itu membuatnya bertemu dengan Senior (Pongsakorn Tosuwan), arwah yang tinggal di sekolah Adhiti. Kemudian Senior dan Adhiti berusaha memecahkan misteri pembunuhan yang sudah berumur hampir setengah abad. (Fac/fei)