Sukses

ST12 dan Setia Band, Ketika Berpisah Jadi Jalan Terbaik

Liputan6.com, Jakarta "Setia," kata itu awalnya dipakai oleh Muhammad Charly van Houten untuk menggambarkan para penggemar yang setia menikmati karyanya sejak rilis album debut bertajuk Jalan Terbaik di 2005.

Bersama Pepeng (gitar I), Iman Rush (gitar II), dan Pepep (drum), band yang menamakan diri mereka ST12 tersebut mencoba mengambil langkah besar untuk ikut menyumbang karya di  industri  musik.

Sayangnya, ketika  melakukan promosi album di Semarang, Iman Rush meninggal akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Posisi Iman pun tidak pernah digantikan di ST12 hingga dua album berikutnya yakni PUSPA dan Pangeran Cinta yang  merupakan  album  terakhir  ST12 bersama  Charly dan Pepeng.

Hengkang dari ST12, Charly Temui Pengacara - Liputan6.com

Selanjutnya >>

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Setelah Charly dan Pepeng memutuskan hengkang dan membentuk band baru bernama Setia Band. ST12 akhirnya lahir kembali lewat tiga personil baru yakni Ridho (vokal), Koko (gitar) dan Indra (bass).

Bersama format ini, ST12 sempat menelurkan album bertajuk Lentera Hati yang konon sukses  besar di Malaysia. "Kemarin kita ngeluarin single judulnya Putih Putih Melati. Dari lagu itu kami dapat 12 Platinum se-Asia," ungkap Pepep saat ditemui di kawasan Kebon Sirih,  Jakarta  Pusat,  baru-baru ini.

"Malaysia lima juta download, Thailand dua Juta, Brunei 500 download dan Singapura 500 download. Indonesia belum," jelas Pepep.

Namun apa mau dikata, pergantian personil agaknya memang tidak bisa terpisahkan dari band asal Bandung ini. Pada awal 2014, ST12 kembali memperkenalkan Dimas sebagai  vokalis  pengganti Ridho. Sementara Koko yang sebelumnya menggantikan Pepeng, juga sudah memutuskan hengkang.

ST12 raih platinum

Beruntung, di luar itu, karir dari ST12 tidak lantas usai. Belakangan, selain akan merilis album baru, band yang kini beranggotakan tiga orang itu pun bakal mendaur-ulang salah stau lagu yang sedang naik di Malaysia.

"Kita akan mengeluarkan satu single. Lagunya dari musisi legendaris Malaysia, Sudirman. Waktu dia nyanyiin, jadi hits, tapi tiga bulan kemudian meninggal dunia. Makanya lagu itu sekarang jadi lagu nasional Malaysia, yang wajib diputar di satu radio harus 30 kali sehari," lanjut Pepep menambahkan.

Lantas, di luar karir gemilang ST12, bagaimana nasib Charly dan Pepeng?

3 dari 3 halaman

Selanjutnya

Lantas, di luar karir gemilang ST12, bagaimana nasib Charly dan Pepeng?

Tak kalah dengan ST12, Charly dan Pepeng lewat Setia Band juga sukses memantapkan diri sebagai salah satu band melayu ternama di Tanah Air.

Bahkan, setelah sempat melejit lewat album perdana mereka yang bertajuk Satu Hati, band yang baru saja merilis single religi berjudul Sholat tersebut juga bakal segera meluncurkan album baru.

Rilis Lagu Religi, Setia Band Akui Sulit Lepas Warna ST12

Rencananya, kalau tidak ada aral melintang, album yang akan diberi tajuk Menggapai Istana Cinta itu akan dirilis pada Oktober 2014 di kota Cirebon dan disiarkan langsung secara istimewa melalui SCTV.

"Single hits Menggapai Istana Bintang nanti di Cirebon disiarkan SCTV. Di album itu  akan  ada 10 lagu dengan empat lagu baru kami," kata Charly kepada Liputan6.com ketika dijumpai di kawasan Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.

Nah, penasaran dengan kiprah mereka sekarang? Simak dua lagu terbaru mereka berikut ini:

ST12 - Salam Terakhir

Setia Band - Sholat