7 Film Hollywood Terbaik dari Januari-Juni 2014

Inilah film-film terbaik yang mengisi bioskop kita dari Hollywood sepanjang enam bulan ini, sejak Januari-Juni 2014.

Diterbitkan 30 Juni 2014, 16:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Kita sudah memasuki setengah tahun dari 2014. Sepanjang enam bulan bioskop sudah diisi film-film asyik, film-film yang begitu senangnya kita menontonnya ketika di bioskop. Film-film tersebut rasanya akan kita kenang terus dan mungkin bakal tahan waktu alias menjadi klasik.

Daftar ini dibuat dengan mempertimbangkan film-film Hollywood yang edar di bioskop Tanah Air dari Januari hingga Juni tahun ini. Dengan sangat terpaksa, daftar ini mengesampingkan film-film jagoan Oscar tahun ini.

Meski di bioskop sini film-film unggulan Oscar baru rilis awal tahun --dekat dengan perhelatan Oscar-- aslinya di Amerika sana rilis akhir 2013. Maka, daftar ini tak memuat 12 Years a Slave yang menang Oscar tahun ini; ataupun Dallas Buyers Club yang mengantarkan Matthew McConaughey meraih gelar Aktor Terbaik Oscar 2014.

Pilihan kami merentang tak hanya pada film blockbuster musim panas, tapi juga film kecil yang mungkin Anda lewatkan ketika edar di bioskop sini tempo hari.

Film-film khas festival film untuk perhelatan Oscar tahun depan baru rilis jelang akhir tahun. Karenanya daftar ini tak menyebut TERBAIK SEPANJANG 2014. Namun, inilah film-film terbaik yang mengisi bioskop kita dari Hollywood sepanjang enam bulan ini sejak Januari-Juni 2014.

Tentu saja, Anda boleh setuju atau tidak setuju dengan pilihan kami.

Locke

1. Locke (Sutr. Stephen Knight)

Di saat Hollywood seperti kehabisan kreativitas dengan hanya membuat ulang (reboot dan remake) atau meneruskan cerita yang sudah ada (sekuel), ternyata masih ada tempat untuk sebuah film yang tidak datang dari mana-mana, kecuali dari kejeniusan sineasnya. Film terbaik dari Januari-Juni 2014 bukanlah film besar dengan bujet besar, penuh efek khusus kolosal yang memanjakan mata. Bahkan, film ini praktis hanya dimainkan seorang saja: Tom Hardy sebagai Ivan Locke. Bagaimana bisa sebuah film yang memperlihatkan seseorang mengendarai mobil sambil menelepon dan ditelepon dikatakan terbaik? Cobalah menontonnya untuk membuktikan sendiri bagusnya film ini. Anda dijamin takkan dibuat bosan saat Locke mengatasi masalah terbesar dalam hidup dan kariernya dari dalam sebuah mobil BMW yang melaju di jalanan menuju London. Secara teori, film karya penulis-sutradara Stephen Knight ini takkan berhasil memikat penonton, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Locke sebuah film yang indah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

2. The Lego Movie (Sutr. Phil Lord, Christopher Miller) Selalu menyenangkan bila Hollywood berhasil membuat penonton dewasa dan anak-anak terhibur di saat bersamaan. The Lego Movie adalah tipe film seperti itu. Sesuai judulnya, film ini diangkat dari permainan lego yang populer. Tidak sekadar memindahkan permainan lego ke layar lebar, filmnya juga berhasil mengangkat karakter-karakter ikonik mulai dari tokoh film sampai superhero lengkap dengan referensi sub teks masing-masing yang disajikan kocak. Referensi ini membikin filmnya kaya akan catatan kaki, tak di saat bersamaan tak ingin terlihat sok pintar pada penontonnya. Bagian terbaik film ini, buat kami, bahkan bukan saat sang jagoan beraksi di dunia lego, tapi saat berpindah ke dunia nyata. Di situ kita bertemu kenyataan bahwa yang kita tonton adalah metafora dari filosofi lego. Film ini mempertanyakan hakikat asyiknya bermain lego: Apa saat kita bebas berkreasi membuat dan membangun apa saja? Atau, apa saat lego yang kita buat dilem hingga rekat dan dengan begitu tak bisa diubah-ubah lagi?

Halaman
Show All
Ade Irwansyah, Meiristica NurulTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan