IHSG Anjlok 5% ke 4.923, 774 Saham Melemah

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di bawah 5.000 pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, Senin (19/10/2026).

Diterbitkan 19 Oktober 2026, 12:35 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga penutupan perdagangan saham sesi pertama, Senin (19/10/2026). IHSG hari ini terjadi di tengah seluruh sektor saham tertekan dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di kisaran 18.030.

Mengutip data RTI, IHSG sesi pertama ditutup tersungkur 5,05% menjadi 4.923,26. Indeks saham LQ45 melemah 5,53% menjadi 480,42. Seluruh indeks saham acuan tertekan.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG anjlok masih dipengaruhi sentimen MSCI. Pelaku pasar merespons pengumuman MSCI Jumat pekan lalu. Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menerapkan Auto Rejection Bawah (ARB) asimetris menjadi 7%. Seiring tekanan IHSG hari ini, ia menilai, investor dapat lebih selektif. “Investor bisa lebih selektif saja, dan tetap mencermati akan adanya potensi tekanan lanutan ke depan,” kata Herditya saat dihubungi Liputan6.com.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 4.974,65 dan terendah 4.907,37. Sebanyak 744 saham melemah sehingga membebani IHSG. 42 saham menguat dan 13 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 872.556 kali dengan volume perdagangan saham 16,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10 triliun.

Di tengah tekanan IHSG, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di 18.030. Seluruh sektor saham memerah. Sektor saham energi melemah 5,48%, sektor saham basic turun 6,35%, sektor saham industri terpangkas 4,58%.

Selanjutnya sektor saham consumer nonsiklikal turun 4,91%, sektor saham consumer siklikal terpangkas 4,46%, dan sektor saham kesehatan melemah 5,14%. Lalu sektor saham keuangan tergelincir 5,14%, sektor saham keuangan susut 3,77%, sektor saham properti melemah 4,29%. Lalu sektor saham teknologi terpangkas 3,06%, sektor saham infrastruktur tergelincir 5,5% dan sektor saham transportasi terperosok 3,85%.

 

Gerak Saham

Pada sesi pertama, harga saham ARCI melemah 6,83% menjadi Rp 955 per saham. Saham ARCI dibuka turun menjadi Rp 955 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.025 per saham. Harga saham ARCI berada di level tertinggi Rp 955 dan terendah Rp 955 per saham. Total frekuensi perdagangan 1.265 kali dengan volume perdagangan saham 65.215 saham.Nilai transaksi harian saham Rp 6,2 miliar.

Harga saham ADMR melemah 6,87% menjadi Rp 1.085 per saham. Saham ADMR dibuka turun menjadi Rp 1.085 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.165 per saham. Harga saham ADMR berada di level tertinggi Rp 1.085 dan terendah Rp 1.085. Total frekuensi perdagangan 1.382 kali dengan volume perdagangan 81.111 saham. Nilai transaksi Rp 8,8 miliar.

Harga saham BMTR susut 6,35% menjadi Rp 59 per saham. Harga saham BMTR dibuka turun menjadi Rp 59 per saham dari pekan lalu Rp 63 per saham. Saham BMTR berada di level tertinggi Rp 61 dan terendah Rp 59 per saham. Total frekuensi perdagangan 612 kali dengan volume perdagangan saham 231.233 saham. Nilai transaksi Rp 1,4 miliar.

  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • Sektor Saham
  • IHSG Hari Ini
  • Nilai Tukar Rupiah