Liputan6.com, Jakarta - Pengumuman penyedia indeks global MSCI membuka konsultasi mengenai potensi perubahan status pasar saham Indonesia dari emerging market (pasar berkembang) menekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat, 16 Oktober 2026. Di tengah tekanan IHSG ini juga menjadi peluang bagi investor saham.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (17/10/2026), IHSG terperosok 11,57% menjadi 5.185,10. Menjelang akhir pekan, IHSG berada di level tertinggi 5.404,50 dan level terendah5.185,10.
Seiring tekanan IHSG yang terjadi menjelang akhir pekan itu membawa kinerja IHSG secara year to date (Januari-16 Oktober 2026) merosot 40,04% menjadi 5.185. Kinerja IHSG ini termasuk terdalam sejak krisis keuangan global 2008. Kinerja IHSG saat itu susut 50,64%.
Advertisement
Tekanan IHSG yang terjadi juga diperparah dengan aksi jual saham oleh investor asing. Pada 16 Oktober 2026, investor asing melepas saham Rp 3,3 triliun. Sepanjang 2026, investor asing telah menjual saham Rp 88,19 triliun. Kapitalisasi pasar saham di BEI pun menyusut menjadi Rp 9.157 triliun.
Adapun pergerakan saham naik turun bagi investor saham mungkin hal biasa. Apalagi bagi investor yang sudah lama investasi di pasar modal. Kadang harga saham yang tertekan menjadi peluang melihat saham-saham yang menarik di pasar modal sembari melakukan analisis. Namun, investor juga tetap hati-hati.
Investor saham Donald B. (43) menuturkan masih investasi di saham di tengah sentimen MSCI. Donald melihat investasi saham menguntungkan. Apalagi ia pernah mendapatkan keuntungan dua hingga tiga kali lipat dari modal saat trading ketika emiten rights issue.
Namun, ia juga pernah mengalami rugi ratusan juta rupiah. Akan tetapi, hal itu tidak membuat dirinya kapok saat investasi saham. Bahkan saat investasi, Donald menyukai jika mendapatkan saham multibagger. Saham multibagger ini merupakan jenis saham yang mampu memberikan keuntungan berlipat ganda dari harga pembelian awal.
Tanggapan Investor Soal Reklasifikasi MSCI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487882/original/010180200_1769682060-5.jpg)
Saat kondisi IHSG tertekan, Donald menilai, banyak saham bagus dengan fundamental yang solid dan tumbuh secara konsisten. Banyak saham yang memberikan dividen yield tinggi. Dividen yield ini memberikan rasio keuangan yang mengukur besarnya persentase keuntungan berupa dividen yang diterima investor dalam satu tahun dibandingkan dengan saham saat itu.
"Tinggal dicari emiten high dividen yang kena sentimen panic selling. Yield dividen emiten ini sudah atau akan double digit, atau setara minimal 2 kali lipat dari bunga deposito. Bagaimana kalau harga sahamnya turun, yah tinggal beli lagi, serok lagi. dengan harga saham yang rendah maka BEP dari high yield dividen sekitar 4-7 tahun,” kata Donald saat dihubungi Liputan6.com.
Saat ditanya mengenai MSCI yang berpotensi mengubah status pasar saham Indonesia jadi standalone, Donald menilai, pasar saham Indonesia terlalu berpatok pada MSCI sehingga ada istilah saham MSCI Play. Ia menjelaskan, saham MSCI play ini merupakan saham yang reli karena ada potensi insklusi ke MSCI.
"Padahal MSCI itu cuma indeks. Kalau dari awal dia nilai ada saham gorengan tinggal tidak dimasukkan ke dalam indeks mereka. Masih banyak saham lain yang masih sesuai dengan kriteria indeks mereka,” kata dia.
Donald menuturkan, saat ini setiap pengumuman MSCI jadi heboh dan terjadi panic selling. Hal ini mempengaruhi pergerakan di pasar saham. “Dampaknya langsung price in, seolah-olah bursa kita sudah masuk standalone market. Saya pikir mereka tahu dampak dari setiap pengumuman yang dikeluarkan,” ujar Donald.
Advertisement
Optimistis Pasar Saham Bakal Pulih
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883223/original/030233500_1720093649-20240704-IHSG-ANG_5.jpg)
Ia melihat pada kasus Adani di India. Menurut dia, penyedia indeks global ini menerapkan perlakuan berbeda antara bursa saham di India dan Indonesia. "Apakah mereka melakukan hal yang sama seperti Indonesia? Atau mereka memang melakukan double standard sehingga perlakuan mereka terhadap India dan Indonesia bisa berbeda,” tutur dia.
Menurut Donald, Indonesia harus memperkuat Investor Relations Unit (IRU) baik di regulator dan lembaga yang berkepentingan seperti Danantara. Hal ini mengingat bursa saham sudah murah secara price book value (PBV) dan Price Earning Ratio (PER). “Yang diperlukan mengomunikasikan soal prospek bursa ini terus menerus ke investor global,” kata Donald.
Di tengah pasar saham yang tertekan ini, Donald memilih saham undervalue dan high yield dividen. Ia juga optimistis pasar saham akan pulih lebih cepat sehingga potensi keuntungan bakal didapat.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324489/original/034633400_1786708826-cek_fakta_balik_nama.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375486/original/079437900_1792149415-cek_fakta_-OJK_pinjol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350102/original/012008800_1789559335-Cek_fakta_-_ustaz_Abdul_Somad.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375195/original/050145200_1792134418-Screenshot_2026-10-16_132433.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020527/original/046868200_1578913888-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375559/original/067962200_1792158264-Podcast_Interview_Over_City_Skyline.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375643/original/068278300_1792202567-Merdeka_Gold_Resources-17_Oktober_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074971/original/020239200_1584006691-20200312-Wall-Street-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3566690/original/055374600_1631185686-20210909-PPKM-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375559/original/067962200_1792158264-Podcast_Interview_Over_City_Skyline.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3424798/original/096154300_1617981220-pepi-stojanovski-MJSFNZ8BAXw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375545/original/065696000_1792155198-email-attachment_2026_10_15_pramita-tristiawati_buka-pabrik-baru-perusahaan-popok-ini-investasikan-6-juta-us-dollar_20261015_144609.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4430073/original/042665900_1684234026-Hari_ini_IHSG_ditutup_melemah-ANGGA_1.jpg)