Liputan6.com, Jakarta - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatat penurunan pendapatan dan rugi bersih meningkat hingga September 2026.
Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis,(15/10/2026), PT Waskita Beton Precast Tbk meraup pendapatan usaha Rp 1,07 triliun hingga September 2026. Pendapatan usaha itu turun 7,75% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,16 triliun.
Beban pokok pendapatan turun 1,95% menjadi Rp 947,7 miliar hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 966,67 miliar.
Advertisement
Laba kotor Perseroan tercatat Rp 129,82 miliar hingga September 2026. Laba kotor itu turun 35,56% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 201,49 miliar.
Beban usaha susut 0,94% menjadi Rp 306,81 miliar hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 309,75 miliar.
Rugi bersih periode berjalan Perseroan tercatat Rp 410,77 miliar. Rugi ini naik dari periode sama tahun sebelumnya Rp 324,21 miliar.
Rugi per saham dasar naik menjadi Rp 8,12 hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 6,63.
Perseroan catat defisiensi ekuitas Rp 2,36 triliun hingga 30 September 2026 dari periode Desember 2025 Rp 1,9 triliun. Liabilitas naik menjadi Rp 5,24 triliun hingga kuartal III 2026 dari Desember 2025 Rp 5,02 triliun.
Aset Perseroan turun menjadi Rp 2,87 triliun hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 3,05 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 28,14 miliar hingga 30 September 2026 dari Desember 2025 sebesar Rp 61,56 miliar.
Gelar Private Placement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5261876/original/021904500_1750724847-1000008910.jpg)
Sebelumnya, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Pelaksanaan private placement ini salah satu skema penyelesaian utang berdasarkan perjanjian perdamaian yang telah disahkan (homologasi) oleh majelis hakim pada Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, (27/8/2026), PT Waskita Beton Precast Tbk mengatakan private placement dilakukan untuk melaksanakan konversi utang para kreditur perseroan menjadi ekuitas berdasarkan ketentuan dalam perjanjian perdamaian.
Hal itu juga dilakukan dalam rangka memperbaiki kondisi keuangan perseroan seperti tertuang dalam Pasal 8B poin b POJK HMETD karena perseroan memiliki modal kerja bersih negatif. Selain itu, perseroan juga mempunyai liabilitas melebihi 80% dari aset perseroan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menyetujui penambahan modal.
“PMTHMETD merupakan bagian dari upaya penyehatan dan perbaikan struktur keuangan perseroan sehingga dipandang sebagai pilihan terbaik bagi perseroan dan seluruh pemegang saham perseroan,” demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Advertisement
Konversi Utang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4307949/original/030637700_1675089815-30_januari_2023-8.jpeg)
Untuk menggelar aksi korporasi ini, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPS pada 2 Oktober 2026. Perseroan akan melakukan private placement melalui pengukuhan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 30 Juni 2023 dan Keputusan RUPST 22 Mei 2025 dalam rangka mengkonversi utang kreditur dagang menjadi ekuitas.
Setelah mendapatkan persetujuan RUPS atas rencana transaksi penyesuaian jumlah utang kreditur dagang maksimal yang akan dilakukan konversi utang menjadi ekuitas adalah semula Rp 1,712 triliun menjadi Rp 1,718 triliun.
Penetapan nilai utang yang akan dikonversi akan dilaksanakan sesuai dengan hasil verifikasi utang yang telah memenuhi ketentuan yang diatur dalam perjanjian perdamaian.
Perseroan akan melakukan pengukuhan atas keputusan RUPSLB 30 Juni 2023 dan keputusan RUPST 22 Mei 2025 mengenai penerbitan saham seri C, dan akan melakukan penyesuaian jumlah saham seri C dari semula maksimal 33,71 miliar saham menjadi 33,83 miliar saham berdasarkan ketentuan yang diatur dalam perjanjian perdamaian.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4057548/original/020107600_1655630991-daftar_makanan_berbahaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152114/original/020170500_1741235399-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588612/original/076171200_1695698562-20230926-Bansos-Beras-Arbas-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4296532/original/004603600_1674137331-WhatsApp_Image_2023-01-19_at_14.24.23.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3046084/original/091856600_1581323843-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112072/original/006568500_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182874/original/009156400_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5487883/original/066756000_1769682062-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373668/original/095028100_1791971575-RUPSLB_GOTO14_Oktober_2026.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1002549/original/004814600_1443417108-FOTO_LIPUTAN6.jpg)