Saham Rp 20 Triliun Milik 26 Ribu Investor Belum Diklaim di Korea Selatan

Saham yang belum diketahui pemiliknya itu disimpan dalam Korea Securities Depository (KSD).

Diterbitkan 11 Oktober 2026, 06:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Saham senilai hampir 1,5 triliun won Korea Selatan atau setara Rp 20 triliun (asumsi kurs won terhadap rupiah 13,35) yang disimpan Korea Securities Depository (KSD) masih belum diklaim. Saham ini sebenarnya milik sekitar 26 ribu pemegang saham, menurut data yang dirilis 8 Oktober 2026 oleh Anggota Parlemen Han Min-soo dari Partai Demokrat Korea.

Di data tersebut, KSD menyimpan 800,84 juta saham yang belum diklaim. Nilai gabungannya mencapai 1,47 triliun won Korea Selatan atau Rp 19,6 triliun per akhir Agustus lalu.

"Kita perlu meninjau apakah metode pemberitahuan dan prosedur klaim saat ini sudah memadai,” kata Han, dikutip dari The Korea Times, Minggu (11/10/2026).

Saham yang belum diklaim umumnya muncul ketika pemegang saham gagal mengklaim saham yang diterbitkan lewat penawaran hak, saham bonus, atau dividen saham. Pemegang saham mungkin tidak menyadari adanya saham baru yang diterbitkan, atau terlewat pemberitahuan setelah mengubah alamat mereka.

Dalam kasus semacam ini, saham disimpan oleh KSD atau agen transfer resmi lain hingga pemilik sahnya mengklaimnya. Nilai saham yang belum diklaim naik sekitar 26,4 miliar won Korea Selatan atau Rp 352 miliar dalam delapan bulan pertama tahun ini.

Angka itu naik dari 1,44 triliun won Korea Selatan atau Rp 19,2 triliun pada akhir tahun lalu, dengan 763,54 juta saham belum diklaim. Jumlah pemegang saham dengan saham belum diklaim juga bertambah 931 orang, dari 25.349 menjadi 26.280 per Agustus.

Angka ini mencakup 22.526 pemegang saham individu dan 3.754 pemegang saham korporat. Kepemilikan saham belum diklaim terbesar oleh individu mencapai 644.247 saham, bernilai 70,67 miliar won Korea Selatan atau Rp 943 miliar.

 

Kampanye Pencarian Pemilik Saham Terus Berjalan

Di antara pemegang saham korporat, kepemilikan terbesar yang belum diklaim mencapai 42,23 juta saham senilai  211,14 miliar won Korea sELATAN atau Rp 2,8 triliun. Selama lima tahun terakhir, KSD telah mengembalikan total 278,3 miliar won Korea Selatan atau Rp 3,7 triliun saham kepada pemilik sahnya lewat kampanye tahunan pencarian pemegang saham.

Sebagai bagian dari kampanye ini, KSD mengirim surat pemberitahuan ke alamat terkini pemegang saham. Alamat tersebut diverifikasi lewat Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan Korea Selatan sebelum surat dikirim.

Namun, pada 2025, pemberitahuan hanya dikirim kepada 9.492 pemegang saham, kurang dari separuh total 25.349 pemegang saham yang tercatat memiliki saham belum diklaim per akhir tahun lalu.

Han menyerukan upaya penjangkauan yang lebih proaktif dari KSD. Sementara ini, ia mengusulkan pemberitahuan lewat pesan teks yang dikirim bekerja sama dengan tiga operator seluler besar di Korea Selatan.