Sukses

Saham PCAR Melonjak 13,28 Persen saat IHSG Merosot pada Sesi I

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk (PCAR), emiten bergerak di industri pengolahan distribusi hasil perikanan (rajungan) melonjak signifikan pada sesi pertama, Selasa, (27/9/2022). Penguatan saham PCAR ini terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah.

Mengutip data RTI, saham PCAR melonjak 13,28 persen ke posisi Rp 145 per saham. Saham PCAR dibuka naik dua poin ke posisi Rp 130 per saham. Saham PCAR berada di level tertinggi Rp 156 dan terendah Rp 129 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.147 kali dengan volume perdagangan 331.049 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 4,9 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.190.

Penguatan saham PCAR ini terjadi di tengah laju IHSG yang tertekan. Pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, IHSG merosot 0,49 persen ke posisi 7.092,73. Indeks saham LQ45 turun 0,62 persen ke posisi 1.013,82. Seluruh indeks acuan kompak tertekan.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.133,41 dan terendah 7.075,65. Sebanyak 308 saham melemah sehingga menekan IHSG. 218 saham menguat dan 151 saham diam di tempat.

Saham PCAR menguat sejak awal pekan, Senin, 26 September 2022. Saham PCAR melonjak 6,67 persen ke posisi Rp 128 per saham. Saham PCAR berada di level tertinggi Rp 162 dan terendah Rp 118 per saham. Total volume perdagangan 50.199.700 saham. Nilai transaksi Rp 7,5 miliar. Total frekuensi perdagangan 6.061 kali.

Pada pekan lalu tepatnya 19-23 September 2022, saham PCAR melemah 5,51 persen ke posisi Rp 120 per saham. Saham PCAR berada di level tertinggi Rp 135 dan terendah Rp 120 per saham. Total volume perdagangan saham 4.863.300 saham. Nilai transaksi harian Rp 617,8 juta. Total frekuensi perdagangan 710 kali.

Namun, sepanjang 2022, saham Prima Cakrawala Abadi melemah 54,61 persen ke posisi Rp 128 per saham. Saham PCAR berada di level tertinggi Rp 330 dan terendah Rp 118 per saham. Total volume perdagangan 139.948.800 saham dengan nilai transaksi Rp 25,5 miliar. Total frekuensi perdagangan 43.238 kali.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Penutupan IHSG Sesi Pertama 27 September 2022

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan sesi pertama, Selasa (27/9/2022). Sektor saham industri dasar memimpin koreksi.

Mengutip data RTI, pada penutupan perdagangan saham sesi pertama, IHSG merosot 0,49 persen ke posisi 7.092,73. Indeks saham LQ45 turun 0,62 persen ke posisi 1.013,82. Seluruh indeks acuan kompak tertekan.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 7.133,41 dan terendah 7.075,65. Sebanyak 308 saham melemah sehingga menekan IHSG. 218 saham menguat dan 151 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan 770.980 kali dengan volume perdagangan 16,4 miliar saham. Nilai transaksi harian Rp 7,2 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 15.147.

 

3 dari 4 halaman

Sektor Saham

Pada sesi pertama, lima sektor saham tertekan dan enam sektor saham menguat. Indeks sektor saham IDXbasic melemah 1,59 persen, dan catat penurunan terbesar.

Diikuti indeks sektor saham IDXfinance susut 0,85 persen, indeks sektor saham IDXtechno tergelincir 0,64 persen, indeks sektor saham IDX siklikal terpangkas 0,44 persen, dan indeks sektor saham IDXnonsiklikal turun 0,30 persen.

Sementara itu, indeks sektor saham IDXenergy menanjak 0,60 persen, indeks sektor saham IDXhealth bertambah 0,49 persen, indeks sektor saham IDXproperty naik 0,30 persen, indeks sektor saham IDXinfrastruktur menguat 0,23 persen, indeks sektor saham IDXindustry naik 0,19 persen, dan indeks sektor saham IDXtransportasi bertambah 0,02 persen.

Bursa saham Asia sebagian besar melemah. Indeks Hang Seng turun 0,83 persen, indeks Korea Selatan Kospi susut 1 persen, indeks Thailand tergelincir 0,60 persen dan indeks Singapura melemah 0,61 persen. Sementara itu, indeks Jepang Nikkei naik 0,42 persen, indeks Shanghai menanjak 0,68 persen dan indeks Taiwan mendaki 0,49 persen.

4 dari 4 halaman

Top Gainers-Losers Sesi I 27 September 2022

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham SATU melonjak 23,53 persen

-Saham PCAR melonjak 13,28 persen

-Saham TALF melonjak 12,57 persen

-Saham NETV melonjak 10,81 persen

-Saham SRAJ melonjak 9,22 persen

 

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham MGLV melemah 9,52 persen

-Saham TMPO melemah 6,99 persen

-Saham MEDC melemah 6,99 persen

-Saham PANI melemah 6,99 persen

-Saham SMDM melemah 6,95 persen

 

Saham-saham teraktif berdasarkan nilai antara lain:

-Saham BUMI tercatat Rp 621,6 miliar

-Saham BBRI tercatat Rp 557,1 miliar

-Saham BMRI tercatat Rp 341 miliar

-Saham TLKM tercatat Rp 310 miliar

-Saham BBCA tercatat Rp 242,2 miliar

 

Saham-saham teraktif berdasarkan frekuensi antara lain:

-Saham BUMI tercatat 35.263 kali

-Saham AMMS tercatat 20.213 kali

-Saham COAL tercatat 19.847 kali

-Saham RAFI tercatat 16.267 kali

-Saham SMDM tercatat 15.520 kali

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.