Sukses

Tren Belanja Online Bakal Dongkrak Pendapatan Armada Berjaya Trans

Liputan6.com, Jakarta - PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) gandeng PT Nusantara Expres Kilat atau Shopee Express. Kerja sama ini tercapai berkat strategi yang dijalankan oleh Armada Berjaya Trans sebagai upaya diversifikasi pelanggan sekaligus memberikan layanan pemenuhan kebutuhan blindvan maupun cdd box.

Komisaris Independen PT Armada Berjaya Trans Tbk, Umar Abdullah mengatakan, kerja sama tersebut diharapkan dapat menambah pendapatan perseroan pada masa mendatang. Sejalan dengan tren peningkatan jual beli online.

"Kerja sama dengan shopee, kita lebih ke trucking yang besar-besar. Hopefully kita bisa dapat untuk revenue,” kata dia dalam diskusi Future Prospect of JCI in 2022,dikutip Minggu (12/12/2021).

Namun demikian, Umar belum bisa menjabarkan target pendapatan yang dicanangkan perseroan atas kerja sama tersebut. Hal itu karena kerja sama ini baru saja berjalan sekitar satu bulan. Tepatnya pada 30 November 2021.

Sebelumnya, manajemen berharap perkembangan positif atas bisnis layanan transportasi khususnya blindvan dan cdd box tahun depan. Pandangan tersebut seiring dengan pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19.

"Semakin membaiknya dan beragam bisnis layanan armada transportasi yang dimiliki, manajemen optimis kinerja perseroan dapat memberikan hasil yang lebih baik tahun depan,” ujar Komisaris Utama JAYA, Jap Astrid Patricia sebelumnya dalam keterbukaan informasi Bursa.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Gerak Saham JAYA

Pada penutupan perdagangan Jumat, 10 Desember 2021, saham JAYA naik 6,54 persen ke posisi Rp 228 per saham. Saham JAYA dibuka stagnan Rp 214 per saham.

Saham JAYA berada di level tertinggi Rp 232 dan terendah Rp 208 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.820 kali dengan volume perdagangan 852.759. Nilai transaksi Rp 18,9 miliar.