Sukses

IHSG Merosot, Saham TAPG Meroket 24,44 Persen

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) masih melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Selasa, (13/4/2021). Bahkan penguatan saham TAPG terjadi di tengah laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tertekan.

Mengutip data RTI pukul 09.49 WIB, saham TAPG naik 24,44 persen ke posisi Rp 336 per saham. Saham TAPG dibuka naik 66 poin ke posisi Rp 336 per saham. Saham TAPG berada di posisi tertinggi dan terendah Rp 336 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 13 kali dengan nilai transaksi Rp 34,1 juta.

Saham TAPG masuk jajaran top gainers pada awal sesi perdagangan. Selain saham TAPG, saham PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) juga naik signifikan. Saham BMAS meroket 24,81 persen ke posisi Rp 1.610 per saham.

Saham PT Citatah Tbk (CTTH) meroket 16,67 persen ke posis Rp 70 per saham, saham PT Solusi Tunas Prama Tbk (SUPR) melambung 13,33 persen ke posisi Rp 6.800 per saham.

Lalu saham PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) mendaki 12,94 persen ke posisi Rp 384 per saham, saham PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) menanjak 11,23 persen ke posisi Rp 416 per saham. Lalu saham PT Imago Mulia Persana Tbk (LFLO) naik 9,59 persen ke posisi Rp 160 per saham.

Sementara itu, IHSG turun 0,39 persen ke posisi 5.924. Indeks saham LQ45 melemah 0,23 persen ke posisi 880. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan.

Sebanyak 277 saham melemah sehingga menekan IHSG. 138 saham menguat dan 162 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 340.389 kali dengan volume perdagangan 4,5 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 2,8 triliun. Investor asing lepas saham Rp 107,40 miliar di pasar reguler.

2 dari 3 halaman

Pembukaan IHSG

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada di zona merah pada awal sesi perdagangan saham Selasa, 13 April 2021. Akan tetapi, pelemahan IHSG masih terbatas.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG turun tipis 0,07 persen atau 4,04 poin ke posisi 5.944,52. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG melemah 0,09 persen ke posisi 5.943. Indeks saham LQ45 tergelincir 0,37 persen ke posisi 879,47. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada awal sesi perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 5.947,88 dan terendah 5.923,82. Sebanyak 200 saham melemah sehingga menekan IHSG. 122 saham menguat dan 153 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham tercatat 84.881 kali dengan volume perdagangan 1,2 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 732,7 miliar.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham pertanian naik 0,57 persen dan sektor saham infrastruktur menanjak 0,04 persen.

Sektor saham konstruksi tergelincir 1,47 persen, dan catat penurunan terbesar. DisusulĀ  sektor saham industri dasar susut 0,94 persen dan sektor saham manufaktur melemah 0,81 persen.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini