Sukses

Komisaris Divaksin COVID-19, Saham Bumi Resources Meroket

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,62 persen atau 39,53 poin ke posisi 6.435,20 pada perdagangan saham Rabu, (13/1/2021). IHSG mampu bertahan di zona hijau seiring sentimen berlakunya program vaksinasi COVID-19.

Di tengah penguatan IHSG tersebut, sejumlah saham emiten grup Bakrie mencatatkan kenaikan besar atau top gainers. Mengutip data RTI, saham PT Bumi Resources Tbk naik 33,77 persen ke posisi Rp 103  per saham dengan total transaksi 34.898 kali.

Lalu saham PT Bumi Resources Mineral Tbk (BRMS) menguat 27,38 persen ke posisi Rp 107 per saham dengan frekuensi 24.201 kali. Selanjutnya saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menanjak 25,58 persen ke posisi Rp 162 dengan total frekuensi perdagangan 23.089 kali.

Saham PT Bakrie Sumatra Plantation Tbk (UNSP) naik 8,7 persen ke posisi Rp 125. Saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) naik 4 persen ke posisi Rp 52, dan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) menguat 3,85 persen ke posisi Rp 54.

Sejumlah saham emiten grup Bakrie yang menguat itu di tengah sentimen Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani menerima penyuntikan vaksin COVID-19 buatan Sinovac perdana di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 13 Januari 2021. Rosan Roeslani juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Pria yang hadir selaku perwakilan pengusaha ini menceritakan pengalamannya setelah disuntik vaksin Covid-19, yang menurut dia tidak terasa menyakitkan dan berdampak setelahnya.

Dia kemudian menceritakan proses penyuntikan yang dimulai dengan pengecekan seperti tensi darah oleh tim dokter, untuk kemudian ditanyakan riwayat kesehatannya dan setelah itu kembali dicek persyaratan dan memulai vaksinasi.

"Enggak lebih dari 5 menit divaksinnya, Alhamdulillah, dan saya merasa segar-segar selalu," ungkap Rosan.

2 dari 3 halaman

Jadwal Vaksinasi

Rosan pun mengatakan, proses vaksinasi bukan berarti selesai begitu saja. Dia menyampaikan, penerima vaksin Covid-19 dari Sinovac tahap pertama ini akan kembali disuntik untuk yang kedua kali 14 hari setelahnya, tepatnya pada 27 Januari 2021.

"Dokumennya setelah 30 menit (pasca penyuntikan) baru nanti diambil lagi. Dan pada tanggal 27 (Januari 2021), 14 hari kemudian akan dilakukan vaksin kedua," pungkas Rosan.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini