Sukses

Terdorong Sentimen Global, IHSG Menguat Tipis

Liputan6.com, Jakarta - Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat tipis di awal pekan ini. Sentimen global menjadi pendorong pergerakan IHSG apda hari ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Senin (23/5/2016), IHSG naik tipis 2,79 poin atau 0,06 persen ke level 4.714,67. Indeks saham masih menguat terbatas pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB. IHSG menguat tipis 7,78 poin atau 0,18 persen ke level 4.720,32. Indeks saham LQ45 menguat 0,25 persen ke level 806,50.

Ada sebanyak 72 saham menguat sehingga mampu mengangkat IHSG. Sedangkan 31 saham melemah sehingga penguatan IHSG tak terlalu tinggi. Di luar itu, 66 saham diam di tempat.

IHSG sempat berada dilevel tertinggi 4.714,88 dan terendah 4.714,67. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 5.493 kali dengan volume perdagangan 132,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 115,3 miliar.

Investor asing masih melakukan aksi beli. Tercatat aksi beli bersih investor asing mencapai Rp 2 miliar. Pemodal lokal melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 2 miliar.

Secara sektoral, dari 10 sektor pembentuk IHSG terdapat 2 sektor melemah yaitu sektor industri dasar yang melemah 0,28 persen dan aneka industri yang turun 0,30 persen. Sektor infrastruktur naik 0,56 persen memimpin penguatan. Disusul kemudian sektor keuangan yang naik 0,28 persen.

Saham-saham yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham KPIG naik 7,66 persen ke level Rp 1.195 per saham, saham TIRT mendaki 7,14 persen ke level Rp 103 per saham, dan saham BKDP menanjak 5,80 persen ke level Rp 73.

Sedangkan saham-saham tertekan antara lain saham LCGP susut 9,66 persen ke level Rp 374 per saham, saham BNLI merosot 8 persen ke level Rp 690 per saham, dan saham IBFN tergelincir 3,70 persen ke level Rp 130 per saham.

Analis PT BNI Securities Dessy Lapagu menjelaskan, indeks global mayoritas mencatatkan penguatan pada pekan lalu. Di Amerika Serikat (AS), Dow Jones Industrial Averange (DJIA) naik 0,38 persen ke level 17.500. Bursa Eropa juga turut mencatatkan penutupan yang positif. FTSE London naik 1,7 persen dan DAX Frankfurt  menguat 1,23 persen.

Pasar saham secara global mulai memperhatikan potensi naiknya Fed rate pada bulan Juni 2016 ini seiring dengan indikasi dari hasil keputusan rapat The Feds pada bulan April lalu.

"IHSG pada hari ini kami perkirakan masih berpotensi menguat seriring didukung oleh bursa global," jelas dia. IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 4.680 – 4.740 dengan saham pilihan BMRI, KLBF, UNTR, PGAS, PWON dan INTP.