Liputan6.com, Jakarta - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dibawa ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan intensif selama sekitar 15 jam di Mapolresta Klaten, Kamis, 15Â Oktober 2026.
Dalam operasi tangkap tangan (OTT) tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita uang tunai senilai Rp 1,9 miliar. Penyidik juga mengamankan sebuah tong besar berwarna biru yang diduga berkaitan dengan penyimpanan uang.
Hamenang keluar dari ruang pemeriksaan di lantai satu Mapolresta Klaten sekitar pukul 22.30 WIB. Dengan pengawalan ketat sejumlah penyidik KPK, dia berjalan menuju mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi AD 1948 YK. Hamenang terlihat mengenakan kaus hitam, jaket, topi, dan masker.
Advertisement
Sebelum meninggalkan lokasi, Hamenang sempat menandatangani surat kuasa untuk tim pengacaranya. Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Klaten atas kasus hukum yang menjeratnya.
"Mohon saya dimaafkan kalau ada salah. Saya mengikuti proses hukum yang berlaku. Mohon maaf telah mengecewakan," tutur Hamenang sebelum memasuki mobil rombongan KPK, dikutip Jumat (16/10/2026).
Rombongan penyidik kemudian membawa Hamenang dan belasan saksi dalam perkara dugaan korupsi di Pemerintah Kabupaten Klaten menuju Stasiun Klaten. Mereka menggunakan beberapa kendaraan untuk mengawal perjalanan ke Jakarta.
Â
KPK Angkut Tong Biru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374977/original/064699500_1792117625-IMG_20261016_082748.jpg)
Selain membawa sejumlah orang, penyidik KPK terlihat mengangkut beberapa koper berisi dokumen penting yang diduga berasal dari rumah dinas Bupati Klaten.
Penyidik juga membawa sebuah tong besar berwarna biru yang tertutup rapat dan disegel. Tong tersebut dipanggul seorang petugas KPK saat rombongan memasuki gerbong kereta api di Stasiun Klaten.
Tong yang ditempeli label bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" itu dibawa tepat di belakang Hamenang saat dia berjalan menuju stasiun.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan bahwa penyidik turut mengamankan tong tersebut dalam OTT.
"Tadi teman-teman juga melihat ada tong atau ember yang kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini," ujar Budi saat dikonfirmasi wartawan.
Menurut Budi, tong tersebut diduga digunakan untuk menampung atau menyimpan uang yang berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh pihak yang terjaring OTT.
Selain tong tersebut, penyidik mengamankan uang tunai sekitar Rp 1,9 miliar. Nilai itu merupakan akumulasi barang bukti uang yang disita dalam rangkaian penindakan tersebut.
"Untuk barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, di antaranya ada uang tunai senilai sekitar Rp 1,9 miliar," kata Budi.
Â
Advertisement
Tiba di Gedung KPK
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374976/original/062997700_1792117625-IMG_20261016_082804.jpg)
Setelah menempuh perjalanan dari Klaten menggunakan kereta api, Hamenang tiba di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 07.01 WIB.
Dia tiba dengan pengawalan penyidik menggunakan mobil hitam. Hamenang terlihat mengenakan topi hitam, kacamata, dan masker putih yang menutupi sebagian wajahnya.
Dalam OTT tersebut, KPK turut mengamankan 19 orang lainnya, termasuk Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah. Mereka diamankan dari dua lokasi, yakni Klaten dan Jakarta.
Sebelum dibawa ke Jakarta, Hamenang bersama belasan orang lainnya, termasuk ajudannya, menjalani pemeriksaan maraton di Mapolresta Klaten sejak pukul 08.00 WIB hingga sekitar pukul 22.30 WIB.
KPK mendalami dugaan penerimaan uang yang berkaitan dengan proyek serta kemungkinan pengaturan hasil audit BPK. Namun, konstruksi perkara dan peran masing-masing pihak masih didalami melalui proses penyidikan.
Budi Prasetyo menjelaskan, perkara tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan uang oleh penyelenggara negara dalam sejumlah urusan pemerintahan daerah.
"Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari OPD," ungkap Budi.
KPK masih mendalami dugaan tindak pidana korupsi tersebut, termasuk menelusuri asal-usul uang yang disita dan kaitannya dengan pihak-pihak yang diamankan dalam OTT.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374732/original/043919300_1792061733-Screenshot_2026-10-15_173215.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344863/original/068290600_1789009948-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-10T101118.035.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374621/original/047021200_1792057036-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-15T163623.276.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346108/original/077588800_1789110397-cek_fakta_cpns_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374975/original/044565900_1792117625-IMG_20261016_082623.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298223/original/097011300_1469504769-KPK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374940/original/090542700_1792113296-IMG_5053.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309882/original/011202200_1785294583-09b640e2-a4aa-49aa-9dc6-bc654e52273f.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374823/original/045528900_1792070499-1000191749.jpg)