Nasib Pendaki Asal Sulawesi Tengah yang Tersesat di Gunung Soputan

Seorang pendaki dilaporkan hilang di Gunung Soputan.

Diterbitkan 29 Juli 2025, 01:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Minahasa Tenggara - Seorang pendaki asal Sulawesi Tengah dilaporkan tersesat saat mendaki Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut. Nasib pendaki itu akhirnya ditentukan oleh operasi SAR Gabungan.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki, Dendi (27), warga Desa Lembah, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Dia dilaporkan tersesat di Gunung Soputan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulut.

Humas Kantor SAR Manado Nuriadin Gumeleng mengungkapkan, peristiwa tersebut dilaporkan oleh rekannya, Ardi Wentuk, pada Jumat (25/7/2025), pukul 22.30 Wita. Menanggapi laporan tersebut, Pos SAR Amurang segera memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi pada pukul 22.55 Wita.

“Tim tiba di kaki Gunung Soputan pada 26 Juli 2025 pukul 00.20 Wita," tuturnya.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran menuju titik terakhir korban melakukan komunikasi. Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 04.50 Wita, di mana korban ditemukan dalam kondisi lemas akibat kehabisan logistik.

“Korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Tumaratas, Kabupaten Minahasa Tenggara, untuk pemeriksaan medis lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga pada pukul 07.30 Wita,” papar dia.

Nuriadin mengatakan, Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 07.40 Wita dan seluruh unsur SAR dikembalikan ke satuan masing-masing.

Unsur yang ikut serta dalam operasi SAR tersebut yaitu Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado, Pos SAR Amurang, RAPI, Kelompok Pecinta Alam, serta masyarakat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Manado George LM Randang menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kecepatan tim gabungan dalam merespons situasi ini.

"Keselamatan korban adalah prioritas utama kami dan keberhasilan ini adalah hasil kerja sama seluruh unsur yang terlibat," ujarnya memungkasi.