Sukses

Pendidikan Adalah Hak Anak, Jangan Putus di Tengah Jalan

Bupati Nias, Ya’atulo Gulo mengatakan, pendidikan adalah hak anak, jangan dibiarkan putus di tengah jalan. Meskipun dalam kondisi keterbatasan ekonomi, jangan sampai pendidikan terbengkalai.

Liputan6.com, Nias Bupati Nias, Ya’atulo Gulo mengatakan, pendidikan adalah hak anak, jangan dibiarkan putus di tengah jalan. Meskipun dalam kondisi keterbatasan ekonomi, jangan sampai pendidikan terbengkalai.

Hal itu disampaikannya terkait bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumut kepada Pemerintah Kabupaten Nias.

"Melalui CSR yang disalurkan Bank Sumut ini, mari kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias," kata Bupati Nias, dalam keterangan diperoleh Rabu (22/5/2024).

Bupati Ya’atulo mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Bank Sumut terhadap pendidikan di Kabupaten Nias.

"Berdasarkan data statistik, Kabupaten Nias tertinggal dalam hal pendidikan. Artinya, animo masyarakat terhadap pendidikan sangat rendah, disebabkan karena beberapa faktor," ujarnya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Dukung Pendidikan

Sebagai komitmen mendukung pendidikan di Sumatera Utara (Sumut), Bank Sumut menyalurkan bantuan CSR kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias untuk Pembangunan Ruang Kelas Baru di SDN 078518 Hiliuso, Desa Gazamanu, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias.

Bank Sumut juga menginisiasi program Gerakan Menabung di SDN 078518 Hiliuso, dalam rangka mengedukasi, menumbuhkan, dan meningkatkan literasi keuangan di Kabupaten Nias.

"Program CSR dan Gerakan Menabung ini merupakan wujud dari komitmen dan kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Sumut, khususnya di Kabupaten Nias," kata Direktur Utama Bank Sumut, Babay Parid Wazdi.

Dalam rangka mendukung pembangunan daerah, Bank Sumut mencanangkan program Martabe yang diambil dari Bahasa Batak, yaitu Marsipature Hutanabe. Artinya membangun kampung halaman dan merupakan singkatan dari Mari Tingkatkan Aksi Bangun Desa di Sumut.

"Kami berharap bantuan CSR ini bukan hanya turut serta untuk membangun sekolah atau gedungnya saja, tetapi untuk pembangunan daerah secara keseluruhan. Salah satunya dengan meningkatkan akses dan kualitas pendidikan," Babay menuturkan.

3 dari 3 halaman

Pembangunan Daerah

Babay juga menambahkan, Bank Sumut akan terus berupaya untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Nias dalam rangka pembangunan daerah.

"Semoga dengan visi yang sejalan, kita dapat bersama-sama membangun Kabupaten Nias ini," sebutnya.

Selain penyerahan CSR untuk Pembangunan SDN 078515 Hiliuso, Bank Sumut juga menyerahkan CSR untuk beberapa program kemitraan lainnya yang terdiri dari Program Kemitraan Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Kemudian, Program Kemitraan Pembangunan Revitalisasi Pasar Tradisional Holi, dan Program Kemitraan Pengadaan Alat Pertanian Pra Panen (Cultivator).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Terkini