Sukses

Wagub Sulut Lepas 712 Jemaah Calon Haji, Ada Dana Kasih Sebesar Rp2,19 Miliar

Steven Kandouw mengatakan, ibadah haji ini merupakan jihad umat Islam untuk menuju kebaikan. Untuk itu perlu menjaga fisik, karena cuaca di Arab Saudi berbeda dengan Indonesia.

Liputan6.com, Manado - Wagub Sulut Steven Kandouw melepas sebanyak 712 jamaah calon haji (JCH) asal provinsi di ujung Pulau Sulawesi itu, bertempat di Asrama Haji Tuminting, Kota Manado pada Senin (13/5/2024).

Steven Kandouw mengatakan, ibadah haji ini merupakan jihad umat Islam untuk menuju kebaikan. Untuk itu perlu menjaga fisik, karena cuaca di Arab Saudi berbeda dengan Indonesia.

“Jika jamaah membutuhkan bantuan, jangan segan untuk meminta tolong kepada petugas haji,” tuturnya.

Dia berharap, para JCH bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, dijauhkan dari bahaya, dan pulang dengan selamat bertemu keluarga.

Dalam kesempatan itu, Pemprov Sulut memberikan dana tali kasih kepada jamaah calon haji (JCH) daerahnya tahun 1445 H/2024 M hingga mencapai Rp2,19 miliar.

"Kami berharap dana tali kasih ini dapat membantu keperluan JCH dalam menjalankan ibadah di tanah suci," kata Steven Kandouw.

Dia menjelaskan untuk tahun ini sebanyak 712 calon haji asal Sulut mendapatkan dana tali kasih dari Pemerintah Sulut sebesar Rp3,08 juta per jamaah.

Kakanwil Kemenag Sulut Sarbin Sehe mengatakan, kuota Sulut berjumlah 713 jamaah, dan tahun 2024 ini mendapatkan tambahan kuota sejumlah 20 jamaah. Mestinya kuota Sulut menjadi 733 jamaah, namun sampai pada pelunasan tahap akhir yang melunasi hanya 722 jamaah.

Dari 722 jemaah ada 9 jamaah yang mutasi keluar, dan 1 jamaah mutasi masuk, sehingga total jemaah menjadi 714.

“Terakhir ada 2 orang jamaah karena alasan sakit menyatakan mundur, sehingga total jamaah yang siap berangkat saat ini berjumlah 712 jamaah,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, Pemprov Sulut telah memberi dukungan besar dan luar biasa kepada seluruh calon haji Provinsi Sulut tahun 1445 H / 2024 M berupa bantuan moril dan materiil.

Selain tali kasih dari Pemerintah Provinsi Sulut, juga ada 14 wali kota dan bupati di Sulut yang memberikan bantuan tali kasih kepada masing-masih calon haji di daerah tersebut.

"Tahun ini hanya satu kabupaten yang tidak memberikan program tali kasih karena di Kabupaten Kepulauan Sitaro tidak ada JCH," katanya.

Dia menjelaskan, untuk 14 kabupaten dan kota telah memberikan bantuan tali kasih kepada anggota jemaah dari daerahnya  yang jumlahnya masing-masing bervariasi.

"Tentu ini sangat membantu jemaah terhadap beban biaya lokal dari Sulawesi Utara menuju embarkasi Balikpapan," katanya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.