Sukses

Tayang di Bioskop, Simak Serba-serbi Film Totto-Chan: The Little Girl At The Window

Totto-Chan: The Little Girl at the Window memiliki kisah yang indah dan mengharukan.

Liputan6.com, Yogyakarta - Film animasi Jepang, Totto-Chan: The Little Girl at the Window akhirnya dirilis secara global sejak 1 Mei 2024. Sebelumnya, film ini telah tayang di negara asalnya pada 8 Desember 2023.

Film ini mengisahkan tentang seorang anak yang aktif dan ingin mengeksplorasi banyak hal. Sampai akhirnya, sebuah peristiwa membuat dirinya semakin berkembang.

Film yang menampilkan animasi lucu dan menggemaskan ini diadaptasi dari novel karya Tetsuko Kuroyanagi. Buku tersebut dirilis pada 1981, sedangkan versi bahasa Inggris dirilis satu tahun setelahnya.

Cover novelnya pun menampilkan animasi yang lucu. Namun sebenarnya Totto-Chan: The Little Girl at the Window memiliki kisah yang indah dan mengharukan.

Menurut laporan Nippon.com, Totto-Chan berhasil terjual 25 juta eksemplar di seluruh dunia sejak dirilis pertama kali. Novel ini juga diakui sebagai rekor dunia oleh Guinness world record.

Sekuel Totto-chan Part 2

Pada Oktober 2023, Tetsuko Kuroyanagi kembali menulis kisah kelanjutan dari novel Totto-Chan Part 2. Kali ini, Kuroyanagi mengambil peristiwa invasi Rusia ke Ukraina sebagai latar cerita.

Pada novel keduanya, Totto-chan dikisahkan telah mengungsi ke prefektur utara Aomori setelah serangan udara di Tokyo pada 1945. Dia kemudian lulus dari sekolah musik dan menjadi aktris kontrak dengan Japan Broadcasting Corp sebelum pergi ke New York untuk belajar.

Totto-chan versi film

Kepopuleran novel Totto-Chan: The Little Girl at the Window akhirnya bisa dinikmati dalam bentuk visual sinematis. Film Totto-Chan: The Little Girl at the Window tayang perdana di Jepang pada & Desember 2023 yang kemudian disusul penayangan secara global mulai 1 Mei 2024.

Film Totto-Chan: The Little Girl at the Window berfokus pada seorang gadis kecil bernama Totto berusia 7 tahun. Ia sangat cerewet dan selalu bersemangat dengan dunia di sekelilingnya.

Namun, hal itu membuat guru di sekolahnya menganggap Totto sebagai murid nakal. Totto pun dikeluarkan dari sekolah umum setempat.

Kemudian Totto mulai bersekolah di sekolah barunya. Berada di tempat baru membuat Totto bisa lebih mengeksplorasi dirinya karena sekolah tersebut membebaskan anak-anak untuk mengeksplorasi apa pun yang mereka minati.

Tempat baru itu membuat Totto mulai berkembang. Totto pun mulai menghadapi banyak perubahan, terutama saat Jepang berada dalam Perang Dunia II. Secara garis besar, film Totto-Chan: The Little Girl at the Window membawa pesan pendidikan, anti perundungan, dan bagaimana perang bisa memengaruhi anak-anak.

 

Penulis: Resla

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.