Sukses

Sempat Dijajah, 4 Kosakata Bahasa Indonesia Ini Serapan Bahasa Jepang

Liputan6.com, Yogyakarta - Indonesia merupakan salah satu negara jajahan Jepang yang dijajah selama 3,5 tahun pada 1942 hingga 1945. Jepang cukup banyak meninggalkan peninggalan sejarah bagi masyarakat Indonesia, salah satunya bahasa.

Berikut ini beberapa kosakata serapan bahasa Jepang.

1. Bonsai

Bonsai cukup populer di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tanaman hias yang memiliki karakter pendek dan mungil ini juga berasal dari kata serapan bahasa Jepang.

Sebenarnya, 'bonsai' merupakan tanaman asal China dengan nama 'penjing' atau 'penzai'. Namun, kata 'bonsai diambil dari bahasa Jepang. Dalam bahasa Jepang dan bahasa Indonesia, 'bonsai' memiliki arti tanaman atau pohon yang dikerdilkan di dalam pot dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas.

2. Dakocan

Dalam KBBI, 'dakocan' berarti boneka yang terbuat dari karet dan seluruh tubuhnya diberi warna hitam, diberi anting-anting bulat besar. Dalam bahasa Jepang, 'dakocan' memiliki arti yang sama, hanya saja penulisannya berbeda, yakni 'Dakko-chan'.

'Dakko-chan' merujuk pada imbuhan panggilan -chan biasanya digunakan untuk menyebut keluarga atau orang yang usianya lebih muda dan memiliki ikatan yang cukup dekat atau sudah akrab. Boneka ini diproduksi oleh Takara Vinyl di Yokohama, Jepang dan mulai dijual di Jepang pada 1960.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

Jibaku

3. Jibaku

Jibaku atau dalam konteks tertentu ditulis dengan kata berjibaku. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), 'jibaku' diartikan sebagai menyerang musuh dengan jalan menubrukkan dirinya (yang sudah dipersenjatai dengan bom atau alat peledak lain) pada musuh; bertindak nekat.

Dengan kata lain, 'jibaku' diartikan sebagai menyerang musuh secara terang-terangan.  Dalam bahasa Jepang, jibaku memiliki arti yang sama.

4. Obi

Biasanya penyebutan obi lebih sering digunakan untuk menunjukkan baju-baju tradisional Indonesia. Yang dimaksud dengan obi adalah sabuk pinggang yang lebar dan biasanya diikat.

Penyebutan tersebut sesuai dengan yang tertulis di KBBI, yaitu ikat pinggang lebar yang dikenakan sebagai pelengkap pakaian (misalnya pada kimono; baju judo). Saat ini, memakai Obi di Indonesia tidak hanya digunakan untuk pakaian tradisional saja, melainkan juga sebagai tambahan atribut fashion.

(Resla Aknaita Chak)

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.