Sukses

Ruang Tahanan Polrestabes Medan Semakin Sesak di Tengah Pandemi, Kok Bisa?

Liputan6.com, Medan Ruang Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan di Jalan HM Said, Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) semakin sesak di tengah pandemi Virus Corona Covid-19.

Kondisi tersebut berdasarkan temuan Tim Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa, 3 November 2020. Ombudsman menemukan banyak tahanan yang telah dijatuhi vonis masih mendekam di ruang tahanan.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar mengatakan, sidak yang mereka lakukan berdasarkan Surat Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) dengan nomor surat Menkumham Nomor M.HH.PK.01.01.01.04 tentang penghentian pengiriman tahanan ke Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Diungkapkan Abyadi, saat melakukan sidak, mereka menemukan jumlah tahanan di RTP Polrestabes Medan sangat membludak. Kondisi di dalam RTP tersebut juga sangat sesak dan memprihatinkan.

"Kami Ombudsman sejak Mei sudah melakukan kajian tentang ini, dan kondisi di lapangan sudah memprihatinkan," kata Abyadi, Jumat (6/11/2020).

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Punya Hak Sama

Menurut Abyadi, meskipun kondisi RTP Polrestabes Medan sudah membludak, sesak, dan memprihatinkan, para pelaku kejahatan di dalam RTP tersebut juga punya hak yang harus dilindungi.

Disampaikannya, kondisi RTP di Polrestabes Medan juga sudah melebihi kapasitas. Pasalnya, dalam 1 sel yang harusnya berisi 30 orang, ternyata diisi lebih dari 100 orang.

"Padat betul. Saya kira itu tak sehat. Kita ingin membantu mereka (tahanan) agar segera dikirim ke Lapas," sebutnya.

3 dari 4 halaman

Koordinasi Berbagai Pihak

Terkait kondisi di RTP Polrestabes Medan tersebut, Abyadi juga mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dari berbagai pihak untuk mencari solusi bagaimana cara mengatasinya.

"Termasuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait Test Swab para tahanan jika diperlukan agar bisa segera dikirim ke Lapas dan Rutan," Abyadi menandaskan.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: