Sukses

Sensasi Makan Nasi Goreng Kuah Antiradang Tenggorokan di Warung Bang Tomy

Liputan6.com, Kediri - Warung makan Bang Tomy yang berlokasi di pinggir jalan Raya Airlangga, Kota Kediri, Jawa Timur, selalu ramai didatangi pelanggan. Dari sekian varian menu masakan yang ditawarkan yakni Nasi Goreng, Krengsengan Ayam, Mi Goreng dan Sop Ayam, ada satu masakan yang banyak digandrungi warga Kediri.

Menu masakan yang sempat viral di media sosial ini diberi bernama Nasi Goreng Kuah. Nasi goreng kuah mulai diminati pecinta kuliner sejak dua tahun silam hingga sampai sekarang.

Menurut keterangan Bang Tomy, sang pemilik warung, ide untuk memasak nasi goreng kuah berawal dari keluh kesah pelanggannya yang saat itu mengaku pada dirinya mau makan nasi goreng, tetapi kondisi kesehatannya sedang terganggu lantaran menderita sakit radang tenggorokan.

Pelanggannya tersebut kemudian minta untuk dibuatkan nasi goreng kuah. Berawal dari itu, Bang Tomy yang sebelumnya pernah belajar cara memasak dari bapaknya sebagai penjual nasi goreng, kemudian melakukan eksperimen untuk membuat nasgor kuah sesuai permintaan pelanggan. Ternyata, nasi goreng kuah karyanya mendapat respon positif dari konsumen.

Karena masakannya dinilai enak, sejumlah pelanggan setia kemudian memfoto dan mengunggahnya di medsos. Hal inilah yang kemudian mengundang rasa penasaran pecinta kuliner di Kediri untuk datang dan mencicipnya secara langsung di warung Bang Tomy.

"Ada pelanggan yang lagi sakit radang tenggorokan memesan nasi goreng pakai kuah. Cara masaknya dua kali, nasi goreng dulu terus dikasih kuah. Respon dari pembeli cocok semua Alhamdulilah semua bilang enak," tutur pria pemilik nama asli Mujianto ini, Minggu, 12 Mei 2019.

 

2 dari 2 halaman

Ajaran Orangtua

Bang Tomy mengaku, pada momen bulan puasa tahun ini, daya beli konsumen mengalami peningkatan jika dibanding hari biasa. Rata-rata dalam sehari ia bisa melayani 30 sampai 40 masakan khusus menu nasi goreng kuah saja. Belum termasuk masakan lainnya yang ia jual semacam mi goreng, krengsengan ayam, mawon, dan nasgor biasa.

Tomy kembali menjelaskan, tidak ada bumbu khusus dalam masakan menu nasi goreng kuah buatannya. Semuanya menggunakan racikan bumbu dapur, seperti halnya garam, micin, dan kecap asin. "Ramainya nasi goreng kuah sejak 2 tahun ini," ujar pria yang mulai merintis usaha masakan sejak tahun 2011 silam ini.

Tomy sangat berterima kasih kepada orangtuanya, karena selama ini ia selalu diajari memasak oleh bapaknya yang juga memiliki usaha warung makanan di Jalan Stasiun Kota Kediri.

Terpisah, Fadly Rahman warga Tulunganggung Jawa Timur, salah seorang pengunjung warung Bang Tomy mengaku awalnya penasaran dengan menu nasi goreng kuah. Menurutnya, selama ini masakan nasi goreng selalu identik disajikan dalam bentuk kering, tetapi kali ini terasa tak lazim karena ditambah kuah yang rasanya seperti sop.

"Kalau saya cicipi tadi, rasanya memang enak. Perpaduan nasi goreng dengan kuah sop. Ini pertama kalinya saya makan di sini, rasanya kenyang karena ada kuahnya," kata Fadly.

Karena lokasi warungnya berada di trotoar hingga melebar ke tepi jalan jalur Kediri-Tulunganggung-Nganjuk, bagi pemudik yang belum sempat makan untuk berbuka puasa, disarankan singgah sejenak di warung Bang Tomy untuk sekadar melepas lelah sekaligus membatalkan rukun Islam ketiga. Warung makan Bang Tomy buka mulai pukul 16.00 WIB dan tutup sekitar pukul 23.00 WIB.

 

Simak video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Wisata Religi di Makam Mbah Wasil
Artikel Selanjutnya
Kerennya Grafiti Sambil Ngabuburit di Kediri