Sukses

Dihajar Hujan Tiga Jam, Semarang "Pesta Banjir"

Liputan6.com, Semarang - Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Tidak hanya kawasan kota bawah, namun air juga menggenang kawasan Unnes yakni daerah Gunungpati Semarang yang menjadi bagian kota atas Semarang.

Hujan disertai angin kencang turun dengan durasi sekitar tiga jam ini juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Sejumlah kendaraan yang diparkir di bawahnya tertimpa. Pohon tumbang salahsatunya terjadi di depan Gedung Pandanaran, bundaran Tugumuda.

Pohon yang biasanya digunakan untuk peneduh roboh dan menimpa kendataan dibawahnya.Angin kencang, juga mengakibatkan tenda yang dipasang di halaman balaikota Semarang roboh.

Banjir mengakibatkan genangan cukup tinggi bahkan sampai masuk ke area peron dan ruang tunggu Stasiun Tawang.

"Akibat curah hujan yg turun sangat tinggi di kota semarang pada sore ini, sehingga mengakibatkan genangan air di hall Stasiun Semarang Tawang dengan ketinggian 2 s/d 3 cm," kata manager Humas Daop IV Suprapto.

Meskipun ada genangan, namun layanan naik dan turun penumpang masih dapat dilakukan. Calon penumpang harus mengangkat sedikit pakaian bawah yang dikenakan.

"Pelayanan kepada penumpang masih tetap berlangsung. Atas ketidak nyamanan akibat stasiun yang banjir ini, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Suprapto.

Simak video Banjir Semarang di tautan ini :

 

 

 

2 dari 2 halaman

Atap Hotel Ambrol

Sementara itu, Aga pria yang berada di kawasan atas Kota Semarang mengaku harus berteduh karena hujan disertai angin kencang.

Peristiwa lain yang cukup menghebohkan adalah ambrolnya atap Hotel Pesona. Saat itu tengah berlangsung training bagi karyawan bank Jateng. Tiba-tiba air merembes masuk. Akibatnya para peserta mulai panik dan hendak meninggalkan ruangan.

Saat menuju pintu keluar itulah, tiba-tiba eternit atau plafon Hotel tersebut ambrol.

Kedalaman genangan air di sejumlah jalan protokol menyebabkan mobil dan sepeda motor tak bisa bergerak. (foto: Liputan6.com / rojab / edhie prayitno ige)

"Tadi sekitar Ashar saya dikontak teman saya yang ikut training dan dikirimi videonya. Ruangan jadi tergenang air padahal semua kabel listrik dan stop kontak ada di bawah," kata salah satu karyawan Bank Jateng.

Di kawasan Kaligawe Semarang yang memang menjadi langganan banjir, genangan air tak terbendung dan menyebabkan kemacetan lalu lintas karena kendaraan yang berani menerjang banjir harus berjalan pelan. Saluran air di sisi kanan dan kiri jalan tersebut permukaan airnya sama rata dengan genangan air di jalan Kaligawe.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Bocah SMP Semarang Ditangkap Usai Jadi Pocong
Artikel Selanjutnya
Situs Bedono Kabupaten Semarang, Struktur Candi Besar?