Sukses

Joglosemarkerto, Mendekatkan Kota-Kota di Jateng dan Yogyakarta

Liputan6.com, Purwokerto - Kota-kota di kawasan pantai utara (utara) dan pesisir selatan atau pantai selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta sebenarnya terhubung oleh jalur kereta api sejak zaman kolonial. Namun, tidak ada satu pun kereta api yang beroperasi langsung menghubungan kota-kota.

Penumpang mesti berpindah kereta, saat ingin bepergian ke dari selatan ke utara, atau sebaliknya. Bagi masyarakat, perjalanan yang mengharuskan perpindahan kereta membikin tak nyaman.

Padahal, perkembangan mobilisasi masyarakat membutuhkan moda transportasi yang cepat, tepat waktu, bebas kemacetan, dan tentu tak merepotkan.

Peluang ini lantas diambil oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) dengan meluncurkan KA Joglosemar Kerto, yang merupakan kependekan dari Jogja-Solo-Semarang-Purwokerto. Nama ini sekaligus menasbihkan bahwa kereta ini menghubungkan kota-kota di Jawa Tengah sisi selatan dan utara, sekaligus Yogyakarta.

Sebenarnya, KA Joglosemarkarto merupakan perpanjangan dari salah satu rute KA Kamandaka yang semula relasi Semarang Tawang-Purwokerto diteruskan menuju Yogyakarta-Solo-Semarang Tawang.

Selain KA Kamandaka, perubahan perpanjangan relasi juga dilakukan pada KA Joglokerto yang semula beroperasi dari Purwosari menuju Purwokerto PP, akan diteruskan relasinya hingga Semarang-Solo-Yogyakarta.

"Sebelumnya, misalnya, Kereta Api Joglokerto dari Yogyakarta, penumpang yang hendak menuju ke Tegal/Pekalongan harus berganti dengan KA Kamandaka di Stasiun Purwokerto," kata Vice President PT KAI Daop 5 Purwokerto, MN Huda D Santoso memberikan contoh.

2 dari 2 halaman

Diskon 10 Persen Tiket di 2 Pekan Pertama Joglosemarkerto Beroperasi

Beropasinya KA Joglosemarkerto memastikan penumpang tak menemui kondisi yang bikin repot. KA Joglosemaerkerto bakal langsung menghubungkan kota-kota di selatan Jawa Tengah dan Yogyakarta menuju kota di utara Jawa Tengah.

Secara resmi peluncuran KA Joglosemarkerto dilaksanakan pada Sabtu, 1 Desember 2018. Dalam perjalananannya, KA Joglosemarkerto menggunakan Rangkaian dua kereta Eksekutif dengan kapasitas 100 tempat duduk dan tujuh kereta ekonomi dengan kapasitas 560 tempat duduk.

Huda mengklaim, tarif KA Joglosemarkerto juga komptetitif. Tiket kelas eksekutif mulai Rp 40 ribu hingga Rp 390 ribu. Ekonomi mulai Rp 30 ribu hingga Rp 360 ribu, tergantung jarak.

Bahkan, pada dua pekan pertama peluncuran KA ini, penumpang memperoleh diskon sebesar 10 persen. Tiket bisa dipesan melalui chanel eksternal penjualan tiket KA, maupun via aplikasi KAI Access.

"KA Joglosemarkarto, memberikan pilihan konektivitas tujuan bepergian masyarakat Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal dan sekitarnya sehingga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah-daerah tersebut," dia menambahkan.

Beroperasinya KA Joglosemarkerto membuat perjalanan sejumlah kereta berubah. KA Jaka Tingkir yang semula adalah jurusan Purwosari, Solo - Jakarta Pasarsenen pergi pulang (PP), menjadi relasi Lempuyangan, Yogyakarta – Pasarsenen PP.

Jadwal perjalanannya pun berubah. Jika sebelumnya KA Jaka Tingkir dari Jakarta Pasarsenen – Lempuyangan, tiba di stasiun Bumiayu semula 16.26 WIB, setelah KA Joglosemarkerto beroperasi, kereta tiba di stasiun ini pukul 11.36 WIB, Purwokerto 17.20 WIB menjadi 12.36 WIB, Gombong 18.35 WIB menjadi 14.07 WIB, dan Kutoarjo 19.36 WIB menjadi 15.11 WIB.

"PT KAI selalu berinovasi dan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan perjalanan KA serta penumpangnya," Huda menambahkan.

Saksikan video pilihan berikut ini: