Sukses

Cerita Mistis Gurita Berselendang Batik

Liputan6.com, Ambon - Seekor gurita berselendang batik yang diamankan warga Kapahaha, Sirimau, Ambon, Maluku, ternyata berjenis kelamin perempuan. Menurut kepercayaan warga setempat, gurita itu bahkan telah menikah dengan manusia.

"Dari hubungan itu bahkan sudah melahirkan anak," kata Kadir, warga yang mengaku punya hubungan keluarga dengan gurita.

Kadir yang berdarah Sulawesi itu bahkan mengklaim mengetahui nama dari gurita yang diamankan anaknya. Tapi tidak berani menyebutnya kepada siapa pun selain dari dalam keluarganya sendiri. 

"Ini kan masalah mistis, saya tahu namanya, tapi saya tidak bisa menyebut namanya kepada sembarang orang. Gurita ini sudah punya anak juga," kata Kadir, Rabu (15/11/2017).

Cerita Kadir, sebelum gurita itu menampakkan dirinya, biasanya ada isyarat yang diberikan kepada keluarga Kadir. Kamar tidur Kadir akan tercium wangi-wangian seperti bunga.

"Kalau sudah ada harum wangi, itu tanda dia (gurita) mau datang. Nah, sebelum ini juga, cucu saya mencium wangi-wangian," tuturnya.

Menurut Kadir, gurita yang muncul kali ini bukan tanpa sebab, tapi ada yang memanggilnya saat gempa yang melanda Pulau Ambon, beberapa waktu lalu. Terkadang dia (gurita) juga muncul kalau merindukan keluarganya.

Gurita itu kerap menampakkan diri ketika ada hajatan di keluarga istri Kadir. Gurita itu juga sering mendatangi keluarganya di berbagai daerah, kadang di Sulawesi, Pulau Seram, dan daerah mana pun yang ada keluarganya.

"Saat gempa, istri saya memintanya untuk datang, dan terbukti hari ini dia datang. Memang dia sering muncul juga. Lokasi dia menampakkan diri tidak satu tempat," cerita Kadir.

Sebagai persembahan, Kadir bersama pihak keluarga lalu memberinya makanan berupa sebutir telur ayam, pisang, rokok, dan juga sekapur sirih yang ditaruh di pinggir baskom. 

Saksikan video pilihan berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Gurita Akan Dikembalikan ke Habibatnya

Kadir berjanji, pihaknya tidak akan menahan lama gurita itu di darat, dan akan segera dikembalikan ke habibatnya ketika sudah ada tanda agar segera dikembalikan ke laut.

Sementara, salah satu tetangga Kadir yang meminta tak sebutkan namanya mengklaim gurita itu terakhir muncul lima tahun lalu dan setelah diamankan di rumah Kadir, tidak lama dikembalikan lagi ke habitatnya di tengah laut biru.

"Saat itu saya yang pergi membawanya, tidak lama setelah saya menaruhnya di permukaan air, guritanya tidak terlihat lagi, gaib memang," kata tetangga Kadir yang tidak mau menyebutkan namanya kepada Liputan6.com.

Dia juga yakin kalau gurita itu memang ada hubungan persaudaraan dengan istri Kadir, cerita itu didengar puluhan tahun lalu. Tapi, banyak yang tidak percaya, karena sudah berhubungan dengan masalah mistis.

"Kalau saya, itu gurita hanya jelmaan lain saja, bukan sebangsa dengan kita," ia membeberkan.

Sebelumnya, seekor gurita dengan panjang berkusar 50 sentimeter  diamankan warga Kapahaha, Ambon. Gurita yang memiliki selendang bermotif batik muncul di pesisir Pantai Kapahaha Ambon pada pukul 09.30 WIT.

Saat itu, sejumlah anak sedang bermain di pesisir pantai, mereka lalu melihat hewan tersebut menampakkan diri ke permukaan air.

Dengan segera, anak-anak tersebut berupaya menangkapnya dengan tangan kosong, tapi terus gagal. Warga lainnya yang mendengar kabar gurita raksasa muncul lalu ramai-ramai ke lokasi di mana munculnya gurita.

Mereka juga berusaha menangkapnya, ada yang menggunakan bejana, loyang, dan ember, namun selalu gagal.

Fady warga RT.01 Kapahaha yang mendengar adanya gurita muncul, tak mau ketinggalan dan bergegas ikut menangkapnya. 

"Saat beta baru taruh kaki di dalam air, guritanya langsung sandar, beta taruh ember ke dalam air, guritanya masuk, seng (tidak) butuh waktu lama. Sementara tamang-tamang laeng (teman-teman lain) gagal tangkap," tutur Fady.

Setelah itu, Fady lalu memutuskan untuk mengamankan gurita di rumahnya. Dengan bermodal air laut dituang ke dalam tempayang, gurita lalu dibiarkan hidup di dalamnya.

 

Loading