Liputan6.com, Batam - Jumlah pengungsi ilegal yang berdatangan ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri) semakin membuat gerah Wali Kota Batam Muhammad Rudi. Ia menganggap keberadaan mereka menambah persoalan bagi Batam.
"Banyaknya pengungsi ilegal yang tinggal liar tidak dibiayai oleh IOM (Internasional Organitation Of Migran) berdampak kepada persoalan Batam ke depan berkaitan ekonomi dan investasi," ucap Rudi di kantornya, Batam, Kepri, Selasa sore 6 September 2016.
Menurut dia, hal itu ini tidak bisa dibiarkan. Ia meminta pemerintah pusat turun tangan mengatasi masalah pengungsi, apalagi Batam merupakan sentra ekonomi khusus di bawah Dewan Kawasan Perdagangan dan Pelabuhan Khusus. Keberadaan mereka juga bahkan meresahkan warga setempat.
"Dalam waktu dekat, pemerintah daerah Batam akan melayangkan surat kepada Menteri Polhukam agar pengungsi ilegal segera ditarik dari wilayah Batam," ujar Rudi.
Ia mengatakan, berdasarkan data imigrasi Klas I Batam, jumlah imigran ilegal yang ditempatkan di Taman Inspirasi kini bertambah dari 13 orang menjadi 94 orang pada tahap II. Sebelumnya, pada tahap I, sekitar 400 orang imigran sudah ditempatkan di hotel dan dibiayai IOM.
"Dari mana biaya hidup mereka, tidak bekerja pastinya akan menimbulkan kesenjangan sosial ke depan bagi Batam yang seharusnya menjadi kawasan industri," ujar Rudi.
Dari 94 pengungsi ilegal itu, sebagian ada yang melahirkan, sebagian lainnya juga menyekolahkan anak-anak mereka.
Sementara, Yahya Mahmud (32), pengungsi asal Sudan tidak mengetahui nasibnya di masa depan. "Kami tidak tahu ke depan ditempatkan di mana. Sampai saat ini belum ada kejelasan dari UNHCR," ujar Yahya.
Ia mengaku sebelumnya pernah tinggal di pengungsian di Perintis 7 Makassar selama tiga tahun. Namun, ia akhirnya memasuki Batam melalui jalur laut.
"Kami bersama kawan-kawan memilih ke Batam karena sudah tidak nyaman lagi di sana," kata Yahya.
Ia menyebutkan jumlah pengungsi yang sekarang tinggal di Taman Aspirasi sebanyak 94 orang. Terdiri dari 51 dari Afganistan, Sudan 28, dan 14 dari Somalia.
Pengungsi Ilegal dari 3 Negara Bikin Gerah Wali Kota Batam
Jumlah pengungsi ilegal itu mulai tidak terkendali, sebagian melahirkan anak-anaknya.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1339093/original/028781200_1473220708-IMG-20160906-05299.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
Pentas Bola Dunia 2026
- Sejarah Baru: 4 Negara Terbaik Ranking FIFA di Semifinal Piala Dunia 202628 menit yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294310/original/071433600_1783829242-ar12.jpg)
- Senjata Baru Argentina1 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294280/original/068914000_1783828183-063_2285710148.jpg)
- FIFA Pernah Tendang Wasit usai Dikritik Lionel Messi, Argentina Benar-Benar Diuntungkan?2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294767/original/085878900_1783865269-messi.jpg)
- Rasisme di Piala Dunia: Suara dari Tribune yang Berasal dari Masa Silam2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295343/original/020374400_1783926373-Argentina_fans.jpg)
- Lionel Messi Akhirnya Bertemu Inggris2 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290498/original/086362400_1783483404-Egypt_s_Mohamed_Salah__10__and_Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
- Tragedi Andres Escobar Terancam Terulang, Jaminton Campaz Dapat Teror Pembunuhan4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293559/original/029478700_1783736101-campaz.jpg)
- Piala Dunia 2026: Empat Skenario Final dan Cerita Besar di Baliknya4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293974/original/060964700_1783766241-dembele.jpg)
- Rivalitas Kylian Mbappe vs Lamine Yamal Memasuki Babak Baru4 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4887490/original/081442300_1720552745-AP24191690613776.jpg)
- Piala Dunia 2026: Empat Final Potensial yang Menawarkan Cerita Berbeda5 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5247508/original/065942500_1749538198-pildun.jpg)
- Top 3 Berita Bola: Inggris Depak Norwegia, Diwarnai Gol Kontroversial Bellingham6 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294151/original/003111900_1783815882-000_B9XL63W.jpg)
- Diego Forlan Pimpin Uruguay Sementara Usai Kegagalan di Piala Dunia 20267 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121792/original/089615500_1660295127-000_DV796670.jpg)
- Lolos Kartu Merah, Lautaro Martinez Bebas Hadapi Inggris di Semifinal Piala Dunia 20268 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294722/original/070659100_1783855098-Lautaro_Martinez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288313/original/005703000_1783311841-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-06T103916.100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295180/original/064690600_1783917113-cek_fakta_-_cpns_kemenag_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295088/original/038010600_1783912968-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-13T101127.805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548679/original/027938400_1775547751-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-07T112519.017.jpg)