Sukses

XL Axiata Akui Trafik Data Sepanjang Ramadhan hingga Lebaran Naik 35 Persen

Liputan6.com, Jakarta - XL Axiata baru saja mengumumkan laporan data tentang penggunaan internet sepanjang bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 2021.

Disebutkan, trafik data pengguna yang memakai jaringan XL Axiata meningkat hingga 35 persen dibandingkan Ramadhan 2020, dan naik 15 persen jika dibandingkan hari biasa.

Meski ada larangan mudik, XL Axiata menyebutkan, trafik data di kota-kota yang biasanya menjadi tujuan mudik Lebaran tetap mengalami peningkatan.

"Pola konsumsi masyarakat atas layanan telekomunikasi dan data selama liburan Idul Fitri dipengaruhi oleh larangan mudik dan berbagai pembatasan mobilitas di tingkat lokal," kata Direktur dan Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, dalam keterangan resminya.

Menurutnya, euforia masyarakat merayakan Lebaran dan mengisi liburan dengan melakukan perjalanan wisata tidak terlalu besar.

"Hal ini sangat berpengaruh pada tingkat kenaikan trafik yang masih tidak setinggi saat masa sebelum pandemi dan mudik Lebaran belum dilarang," kata Gede.

Gede mangatakan, XL Axiata dapat melayani kebutuhan masyarakat merayakan Lebaran virtual dengan lancar. Ia menyebut, selama periode ini, tidak ada gangguan yang berarti.

Menurut Gede, selama libur Lebaran, masyarakat menggunakan berbagai jenis aplikasi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

2 dari 3 halaman

Layanan Paling Banyak Diakses

Selama Ramadhan dan Lebaran, trafik didominasi oleh layanan streaming yang mencapai 85 persen. Kemudian disusul oleh aplikasi jejaring sosial sebesar 8 persen.

Pada layanan streaming ini, sejumlah aplikasi mengalami lonjakan pemakaian. Misalnya layanan gim trafiknya melonjak 142 persen, Netflix naik 50 persen, YouTube naik 13 persen, dan Spotify naik 9 persen.

Selain itu, layanan pesan instan seperti WhatsApp trafiknya naik 21 persen. Layanan media sosial Twitter trafiknya naik 16 persen.

3 dari 3 halaman

VTrafik Video Call Menurun

Layanan video conference Zoom juga trafiknya cenderung turun seiring dengan libur sekolah dan bekerja.

Begitu juga dengan layanan peta dan rute jalan seperti Google Maps dan Waze yang tidak terlalu banyak diakses seiring adanya larangan mudik.

Dilihat dari wilayah, kenaikan trafik terjadi di Jawa Tengah (12 persen), Jawa Timur (10 persen), dan Jawa Barat (7 persen).

Di luar jawa, pemakaian layanan di wilayah Sumatera Bagian Utara rata-rata naik sebesar 5 persen, Sumatera Bagian Selatan 8 persen, Kalimantan 3 persen, Sulawesi 10 persen, Bali-Lombok-Sumbawa 2 persen.

(Ysl/Tin)