Sukses

KAI Commuter Raup Pendapatan Rp 88 Miliar di Libur Lebaran 2024, KRL Jabodetabek Sumbang 80%

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatatkan peningkatan pendapatan selama periode angkutan lebaran 2024. Tercatat, perusahaan mampu mengantongi pendapatan atau omzet hingga Rp 88 miliar.

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatatkan peningkatan pendapatan selama periode angkutan lebaran 2024. Tercatat, perusahaan mampu mengantongi pendapatan atau omzet hingga Rp 88 miliar.

Angka ini mengacu pada periode angkutan lebaran sejak 31 Maret hingga 21 April 2024. Selama 22 hari tersebut, KAI Commuter mencatatkan transaksi paling banyak pada layanan KRL Jabodetabek.

“Omzet total pendapatan Rp 88 miliar selama angkutan Lebaran di seluruh wilayah operasi KCI,” ungkap Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Broer Rizal dalam konferensi pers, dikutip Rabu (24/4/2024).

Dia mengatakan, angka ini merupakan salah satu peningkatan yang selaras dengan penambahan jumlah penumpang yang dilayani. Rizal mencatat ada kenaikan sebesar 13 persen dari tahun lalu.

Pada masa angkutan lebaran, Rizal mengatakan KAI Commuter berhasil melayani 20.960.944 orang di seluruh wilayah operasinya. Sementara itu, paling banyak ada di KRL Jabodetabek dengan 17.896.165 orang.

Melihat porsi penumpang yang dilayani tersebut, KRL Jabodetabek menyumbang hampir 80 persen pendapatan KAI Commuter selama periode angkutan lebaran.

"(Pendapatan) KRL Jabodetabek Rp 64 miliar. Dominasi penumpang commuter line itu memang dari wilayah Jabotabek,” katanya.

 

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 3 halaman

Wilayah Operasi Lain

Lebih lanjut, Rizal menyampaikan realisasi dari penumpang pada relasi layanan KAI Commuter lainnya. Misalnya, KRL Yogyakarta-Solo (Palur) hingga Prambanan Ekspres (Prameks)

Pada KRL Yogyakarta-Palur, tercatat penumpang mencapai 46 ribu otanh per hari. Angka ini meningkat sekitar 100 persen dari masa-masa normal dengan 20-25 ribu orang per harinya.

Sementara itu, penumpang Prameks juga mengalami peningkatan pesat dari hanya 2 ribu orang penumpang harian menjadi 6 ribu orang penumpang harian di masa angkutan lebaran.

Rizal menyampaikan peningkatan penumpang tak lepas dari penambahan frekuensi perjalanan KRL di seluruh wilayah operasi.

Meningkatnya jumlah penumpang ini juga didorong dengan adanya penambahan frekuensi perjalanan. KAI Commuter melayani 30 perjalanan untuk KRL Yogyakarta-Palur dari biasanya yang hanya 24-26 perjalanan. Lalu, 12 perjalanan Prameks dari 8 perjalanan pada hari biasa. Serta 68 perjalanan dari 56 perjalanan di hari biasa.

 

3 dari 3 halaman

Layani 20 Juta Penumpang

PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mencatat jumlah penumpang selama angkutan lebaran 2024. Tercatat, ada 20,96 juta orang yang naik angkutan KAI Commuter.

Diketahui, KAI Commuter menjalankan masa angkutan lebaran 2024 pada 21 Maret 2024 hingga 21 April 2024. Catatan 20,96 juta penumpang merupakan akumulasi dari layanan di sejumlah kota operasional KAI Commuter.

Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Broer Rizal mengatakan, pihaknya mengangkut 20.960.944 penumpang. Paling banyak tercatat di wilayah operasional KRL Jabodetabek.

"Selama 22 hari itu, terdapat 17.896.165 penumpang KRL Jabodetabek dan 152.001 masyarakat yang menggunakan Commuter Line Basoetta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta)," ujar Broer Rizal dalam konferensi pers Angkutan Lebaran KAI Commuter 2024, di Jakarta, Selasa (23/4/2024).

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.