Sukses

Amalan di Malam Takbiran untuk Meraih Kemuliaan di Hari Kemenangan

Liputan6.com, Jakarta Amalan di malam takbiran tentunya akan identik dengan takbir. Malam sebelum hari raya idul fitri ini biasanya dirayakan dengan besar-besaran dengan takbir keliling kampung atau di masjid saja. 

Biasanya di mana-mana, di masjid manapun akan mengumandangkan takbir semalam suntuk hingga hari raya idul fitri nantinya. Hal ini memang dimaksudkan untuk menyambut hari raya idul fitri. Rasanya akan hampa bila lebaran tidak mendengar takbir berkumandang dari masjid masjid di dekat tempat tinggal kita.

Amalan di malam takbiran memiliki banyak keutamaan yang istimewa. Pada malam yang istimewa ini kamu bisa mendapatkan berkah pengampunan dosa dan terkabulnya doa. Jadi kamu harus melanjutkan ibadah yang kamu lakukan di bulan Ramadan dengan amalan di malam takbiran ini.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (2/6/2019) tentang amalan di malam takbiran

2 dari 3 halaman

Mengumandangkan Takbir

Mengumandangkan takbir tentunya sudah menjadi kebiasaan yang selalu dilakukan sebagai amalan di malam takbiran. Apalagi masyarakat Indonesia bahkan memperingatinya dengan berbagai arak-arakan yang sangat ramai.

Takbiran tidak hanya dilakukan di dalam masjid saja, namun juga di luar masjid, bahkan sampai mengelilingi kompleks. Takbir dilakukan terus menerus setelah melaksanakan salat maghrib, Isya, dan setelah salat Idul fitri.

“Allahu Akbaru Allahu Akbar, La ilaha illallahu wallahu Akbar, Allahu akbaru wa lillahil-hamd”

Yang artinya: (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji milik Allah)

Dengan melaksanakan amalan di malam takbiran ini, berarti kita sebagai umat muslim telah menyampaikan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT dengan berbegai kemudahan yang Ia berikan dalam menjalankan ibadah puasa.

Amalan di malam takbiran satu ini memiliki keutamaan sebagai ampunan, membebaskan dari api neraka dan sekaligus harapan ibadah yang diterima oleh Allah SWT. Takbiran juga bisa dijadikan sarana untuk berzikir dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa.

Takbir sebagai amalan di malam takbiran terdapat dalam surat Al Baqarah ayat 185.

Allah berfirman, yang artinya: “…hendaklah kamu mencukupkan bilangannya (puasa) dan hendaklah kamu mengagungkan Allah (bertakbir) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu.” (Qs. Al Baqarah: 185)

Dari ayat di atas kamu bisa menyimpulkan bahwa setelah selesai menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, maka kamu disyariatkan untuk mengagungkan nama Allah SWT dengan bertakbir.

Selain itu ada juga hadits tentang amalan di malam takbiran ini: Ibn Abi Syaibah meriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai salat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR. Ibn Abi Syaibah dalam Al Mushannaf 5621)

Dari berbagai penjelasan di atas, kamu bisa menyimpulkan bahwa mengumandangkan takbir sebagai amalan di malam takbiran bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Jadi tidak hanya di masjid saja harus bertakbir, namun bisa juga di rumah ataupun di jalan serta lapangan. Bahkan dianjurkan untuk memperbanyak takbir saat menuju lapangan sebelum salat idul fitri dilaksanakan.

3 dari 3 halaman

Mempersiapkan Diri Untuk Melaksanakan Salat Idul Fitri

Salat subuh dan isya merupakan amalan wajib bagi umat islam. Namun pada malam takbiran, dianjurkan untuk melaksanakan ibadah tersebut secara berjamaah. Salat subuh dan isya berjamah sebagai amalan di malam takbiran merupakan amalan yang sangat mulia.

Berdoa pada malam hari raya idul fitri akan senantiasa dikabulkan oleh Allah SWT, sebagaimana pada malam jumat dan waktu mustajab lainnya. Banyak juga yang bilang untuk tidak melakukan takbir dengan berkeliling atau berkonvoi di jalanan karena bisa menganggu ketertiban umum.

Takbiran hendaknya dilakukan di masjid atau di rumah saja supaya lebih aman. Selain lebih khusyuk dalam melaksanakan amalan di malam takbiran tersebut, kamu juga bisa menyiapkan diri untuk salat idul fitri besoknya. Salat subuh dan salat isya berjamaah memiliki keutamaan yang sangat baik pula sebagai amalan di malam takbiran.

Menyiapkan diri untuk salat idul fitri pada besok harinya sangat penting agar hari raya idul fitri semakin berkah. Pada malam takbiran kamu bisa menyiapkan pakaian yang akan dipakai untuk besok pergi menjalankan ibadah salat idul fitri.

Mempersiapkan wangi wangain dan juga mempersiapkan sedekah. Hal ini karena memakai pakaian yang terbaik dan sedekah merupakan salah satu sunnah pada hari raya idul fitri. Selain itu, kamu juga harus memastikan bahwa kamu sudah membayar zakat fitrah sebelum salat idul fitri selesai dilaksanakan.

Jadi malam takbiran dapat kamu jadikan malam untuk mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk melaksanakan ibadah salat idul fitri besoknya. Kamu tentunya harus melakukan persiapan yang matang untuk menyambut hari raya idul fitri, hari kemenangan bagi umat islam.