Sukses

Golkar Jajaki Koalisi di Pilkada Surabaya

Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Surabaya menjajaki kemungkinan koalisi dengan sejumlah partai politik untuk mengusung bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota di Pilkada Surabaya pada tahun ini.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD II Partai Golkar Surabaya Arif Fathoni mengatakan bahwa koalisi dengan partai lain suatu keniscayaan untuk mencukupi syarat jumlah minimal kursi di legislatif.

"Kalau berkoalisi dengan PKS (Partai Keadilan Sejahtera), hasil survei nanti yang akan menentukan siapa yang diusung jadi cawali (calon wali kota) karena jumlah kursinya sama," katanya.

Begitu pula, jika berkoalisi dengan Bakal Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin (MA) yang telah diusung sejumlah parpol (PKB, PAN, Gerindra, NasDem, PPP, dan Demokrat), pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Jatim Zahrul Azhar Asad (Gus Han) yang akan diajukan sebagai bakal calon wakil wali kota.

"Kalau koalisi dengan PDIP, Gus Han juga akan diajukan sebagai bakal calon wakil wali kota," kata Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya ini seperti dikutip dari Antara.

Meski demikian, Gus Han punya peluang besar mendapat rekomendasi menyusul Ketua Umum DPP Partai Golkar memberikan sinyal kuat untuk mengusung kadernya di pilkada.

"Dalam pidatonya, Ketua Umum DPP Partai Golkar mengatakan kalau memprioritaskan ketua DPD II untuk menjadi calon kepala daerah. Akan tetapi, kalau mereka tidak mencalonkan, baru memilih pengurus yang berpotensi," katanya.

Menurut Toni, Gus Han yang paling berpeluang karena Ketua DPD II Partai Golkar Kota Surabaya Blegur Prijanggono tidak mencalonkan diri. Begitu pula, Adies Kadir (anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI).

"Gus Han sampai sekarang terus menyapa masyarakat lewat jejaring yang sudah dibuka Partai Golkar," katanya.

2 dari 3 halaman

Ajukan Tiga Tokoh

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini menambahkan bahwa pihaknya sudah menyerahkan tiga figur ke DPP Partai Golkar.

Mereka itu adalah Gus Han, Machfud Arifin, dan kader internal yang dirahasiakan namanya.

"Misalnya, nanti Gus Han yang mendapat rekom maka ketika berkoalisi, ya, Gus Hans yang kami majukan," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Kader Muda PAN dan PKS Dukung Gibran di Pilkada Solo 2020
Artikel Selanjutnya
Amankan Pilkada Gresik, Bawaslu Gandeng Polres dan Kejaksaan