Sukses

Bawaslu Minta Caleg Tak Lakukan Politik Uang

Liputan6.com, Jakarta - Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat meminta calon anggota legislatif Pemilu 209 untuk tidak melakukan politik uang. Imbauan ini juga berlaku untuk DPD.

"Diminta dengan hormat kepada seluruh calon anggota DPR RI, DPD, DPRD Provinsi DPRD Kabupaten maupun tim pemenangan calon presiden Kabupaten Polewali untuk tidak melakukan politik uang," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Polman, Suaib Alimuddin di Mamuju, Minggu (7/4/2019) seperti dilansir Antara.

Dia meminta caleg tersebut tidak memberikan pembelajaran yang tak benar ke masyarakat dengan memberikan uang atau benda lainnya agar dipilih di pemilu.

"Jangan mau dibodohi caleg yang melakukan politik uang dan biarlah masyarakat merdeka menentukan pilihannya," ujar Suaib.

Dia pun mengimbau masyarakan untuk tidak memilih caleg yang menyogok pemilih. Jika terjadi politik uang maka hal itu pasti sumbernya dari para oknum caleg dan akan diawasi serta ditindak sesuai aturan berlaku.

"Bagi warga yang telah dan akan menerima uang haram dari oknum caleg dengan tujuan politik uang di pemilu ini maka jangan menyesal saat kelak butuh bantuan," kata Suaib.

 

2 dari 3 halaman

Konsekuensi

Menurut dia, ada kemungkinan, ketika caleg yang memberi uang terpilih tidak memperhatikan masyarakat. Sebab, caleg tersebut menganggap sudah membeli masyarakat dengan politik uang.

"Saat bapak ibu sakit butuh uluran tangan mereka, saat itu mereka tidak memberikan bantuan sebab telah menerima uang mereka saat caleg," ujar Suaib.

Karena itu, lanjut dia, pemilu di Polman mesti diwujudkan tanpa politik uang dan berlangsung demokratis agar lahir pemimpin yang baik, memperhatikan masyarakat dan pembangunan daerah.

"Jangan takut laporkan caleg yang melakukan politik uang, Bawaslu bersama rakyat harus mengawasi pemilu agar berlangsung jujur, adil dan demokratis tanpa politik uang," kata Suaib.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Bawaslu Kaji Temuan Modus Politik Uang Berbentuk E-Money
Artikel Selanjutnya
Fahri Hamzah Sarankan KPK Gandeng Bawaslu Usut Kasus Amplop Serangan Fajar